Preloader
PGI.OR.ID

Alamat

Jalan Salemba Raya No. 10
Jakarta Pusat (10430)

Hotline

021-3150451

021-3150455

021-3908118-20

Alamat Email

mailto:info@pgi.or.id

PGIW Kalimantan Tengah Tegaskan Kesatuan Gereja dan Komitmen Merawat Ciptaan dalam Pembukaan Bulan Oikoumene 2026

Thumbnail
Author

admin

05 May 2026 16:07

Share:

 

PALANGKARAYA, PGI.OR.ID – Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Kalimantan Tengah resmi membuka rangkaian Perayaan Bulan Oikoumene 2026 melalui ibadah pembukaan yang berlangsung di GKE Sakatik, Palangka Raya, Selasa (5/5/2026). Pembukaan ini menegaskan kembali komitmen gereja-gereja untuk memperkuat pelayanan bersama di tengah tantangan zaman digital, krisis kemanusiaan, serta panggilan merawat seluruh ciptaan Allah.

Mengusung tema “Keesaan Tubuh Kristus yang Mengalami Damai Sejahtera Allah Bersama Seluruh Ciptaan” (bdk. Yesaya 42:10), Bulan Oikoumene 2026 menjadi momentum refleksi bagi gereja-gereja untuk menghayati kesatuan iman yang tidak hanya terwujud dalam relasi antarumat percaya, tetapi juga dalam tanggung jawab bersama terhadap sesama dan alam semesta.

Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, dalam sambutannya yang disampaikan melalui Zoom menegaskan bahwa kesatuan tubuh Kristus bukan sekadar konsep teologis, melainkan harus nyata dalam kehidupan gereja melalui solidaritas, kerja sama, dan tanggung jawab bersama.

Menurutnya, keberagaman tradisi dan denominasi gereja justru memperlihatkan kekayaan tubuh Kristus yang dipersatukan dalam satu panggilan yang sama. Karena itu, gereja-gereja dipanggil bukan hanya untuk bersatu secara organisatoris, tetapi juga secara fungsional, saling berbagi karunia, saling menopang, dan bersama menjadi saksi Kerajaan Allah.

“Kesatuan tubuh Kristus tidak berhenti pada relasi antargereja. Kesatuan itu harus meluas pada relasi dengan sesama manusia dan dengan seluruh ciptaan,” ujarnya.

Pdt. Jacklevyn Manuputty menyoroti berbagai persoalan lingkungan yang kini dihadapi dunia, mulai dari perubahan iklim, kerusakan hutan, pencemaran udara dan air, hingga cuaca ekstrem yang berdampak langsung pada kehidupan manusia. Ia menegaskan bahwa krisis ekologis bukan semata persoalan ilmiah, melainkan persoalan iman dan moralitas.

“Sebagai tubuh Kristus, kita tidak dapat berbicara tentang kesatuan jika membiarkan bumi, rumah bersama tempat kita hidup, terus mengalami kerusakan,” tegasnya.

Karena itu, ia mengajak gereja-gereja untuk mewujudkan iman dalam tindakan konkret melalui komitmen ekologis, pendidikan lingkungan, penguatan spiritualitas ugahari, serta perubahan gaya hidup menuju pola hidup sederhana, berkelanjutan, dan bertanggung jawab terhadap ciptaan.

Menurutnya, spiritualitas ugahari tidak boleh berhenti pada wacana, tetapi harus menjadi gaya hidup gereja dan umat dalam keseharian.

Menutup sambutannya, Pdt. Manuputty berharap Perayaan Bulan Oikoumene 2026 menjadi momentum pembaruan iman, penguatan solidaritas lintas gereja, serta ruang untuk memperteguh komitmen bersama dalam merawat kehidupan dan menghadirkan damai sejahtera Allah bagi seluruh ciptaan.

“Kita berharap kesatuan tubuh Kristus tidak hanya tampak dalam seremoni, liturgi, dan ibadah, tetapi nyata dalam tindakan konkret yang memulihkan kehidupan dan menghadirkan kasih Allah bagi dunia,” pungkas Pdt. Jacky Manuputty.

Sebelumnya, Ketua PGIW Kalimantan Tengah, Pdt. Ayang Setiawan Tundan, menyampaikan rasa syukur atas perkembangan gerakan oikoumene di Kalimantan Tengah yang dinilainya semakin menunjukkan pertumbuhan positif dari tahun ke tahun.

Ia menilai meningkatnya partisipasi gereja-gereja anggota serta bertambahnya keanggotaan PGIW Kalimantan Tengah menjadi tanda semakin kuatnya kesadaran gereja-gereja akan pentingnya memiliki ruang bersama untuk berjalan dalam semangat persekutuan dan kesaksian bersama. “Kita membutuhkan wadah ini sebagai rumah bersama dalam keberagaman gereja-gereja,” ungkapnya. Ia menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung pelayanan dan program-program PGIW, baik dari PGI, sinode-sinode gereja, lembaga mitra, maupun para pendukung pribadi dan kelembagaan. “Kami bersyukur atas seluruh dukungan yang diberikan. Semua ini menjadi kekuatan bagi kami untuk terus bertanggung jawab mengembangkan pelayanan oikoumene di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Dalam semangat kebersamaan itu, PGIW Kalimantan Tengah menyiapkan beragam agenda sepanjang Bulan Oikoumene 2026. Sejumlah pelatihan strategis akan dilaksanakan, di antaranya Pelatihan Khotbah dan Produksi Konten Media Sosial yang bekerja sama dengan Yakoma PGI dan YKB GKI pada 5–7 Mei 2026, serta Pelatihan Gereja Tanggap Bencana II bersama Biro Pengurangan Risiko Bencana PGI, Jakomkris, dan YEU pada 7–9 Mei 2026.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Bulan Oikoumene 2026, Pdt. Megiawaty M. Makadada Gantare, menambahkan bahwa selain pelatihan, berbagai agenda lintas komisi juga akan digelar secara bertahap di sejumlah gereja anggota.

Komisi Anak akan mengadakan lomba mewarnai dan melukis pada 16 Mei 2026 di GPIB Maranatha Nyaru Menteng. Pada hari yang sama, Komisi Pemuda akan menggelar estafet games di Gereja Toraja sebagai ruang membangun kebersamaan generasi muda gereja.

Sementara itu, Komisi Perempuan akan melaksanakan lomba line dance pada 15 Mei 2026 di Aula Lahai Roi, dan Komisi Bapak menggelar lomba catur pada 11–13 Mei 2026 di HKBP.

Puncak rangkaian kegiatan olahraga dan seni akan berlangsung pada 23 Mei 2026 melalui Jalan Sehat Oikoumene yang dirangkai dengan ibadah bersama di halaman GKE Sion Palangka Raya. Selanjutnya, pada 24 Mei 2026, gereja-gereja anggota akan mengikuti pertukaran pelayanan firman sebagai wujud nyata semangat persekutuan dan kebersamaan antarjemaat lintas denominasi.

Pdt. Megiawaty menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirancang bukan sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi sebagai ruang mempererat relasi antarwarga gereja dan memperkuat pengalaman hidup bersekutu dalam keberagaman.

“Kami ingin Bulan Oikoumene tahun ini benar-benar menjadi ruang perjumpaan dan kebersamaan seluruh warga gereja. Karena itu, kegiatan yang disiapkan melibatkan semua unsur pelayanan, dari anak-anak hingga kaum bapak, agar semangat oikoumene dirasakan bersama dalam sukacita dan persaudaraan,” ujarnya.

Melalui seluruh rangkaian ini, PGIW Kalimantan Tengah berharap Bulan Oikoumene 2026 tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga momentum memperbarui komitmen gereja-gereja untuk hidup dalam kesatuan, memperkuat kesaksian bersama, serta menghadirkan damai sejahtera Allah bagi sesama dan seluruh ciptaan.

Berbagai kegiatan dalam rangka Bulan Oikoumene yang dilaksanakan oleh PGIW Kalimantan Tengah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi PGIW-PGIW di berbagai wilayah di Indonesia untuk turut menghidupi semangat oikoumene secara konkret, serta memanfaatkan momentum ini sebagai sarana memperkuat keesaan gereja dalam pelayanan, kesaksian, dan persekutuan yang nyata. (NAS/EDP)

Berikan Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *

Komentar *
Nama Lengkap *
Email *
Website
(optional)

Berita & Peristiwa
PGIW Kalimantan Tengah Tegaskan Kesatuan Gereja dan Komitmen Merawat C...
by admin 05 May 2026 16:07

PALANGKARAYA, PGI.OR.ID – Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Kalimantan Tengah resmi mem...

Pesan Bulan Oikoumene “Keesaan Tubuh Kristus yang Mengalami Damai S...
by admin 05 May 2026 15:09

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,Bulan Oikoumene merupakan momentum bagi gereja-gereja di Indonesia untu...

Pendaftaran TANAH AIR ITU BHINNNEKA Kembali Dibuka
by admin 04 May 2026 13:48

JAKARTA,PGI.OR.ID-Biro Pemuda & Remaja PGI bekerja sama dengan Mission 21, Kemitraan Emansipatoris PGI-PKN...