Pesan Bulan Oikoumene “Keesaan Tubuh Kristus yang Mengalami Damai Sejahtera Allah Bersama Seluruh Ciptaan” (bdk. Yesaya 42:10)
admin
05 May 2026 15:09
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,
Bulan Oikoumene merupakan momentum bagi gereja-gereja di Indonesia untuk kembali menghayati panggilan sebagai satu tubuh di dalam Kristus. Keesaan gereja adalah anugerah sekaligus panggilan Allah, yang memampukan gereja melampaui perbedaan denominasi, suku, dan budaya, sehingga menjadi tanda kasih Kristus di tengah dunia yang terpecah. Keesaan ini hanya mungkin terwujud ketika gereja menempatkan Yesus Kristus sebagai Kepala, serta hidup dalam tuntunan dan kuasa-Nya.
Keesaan bukanlah keseragaman, melainkan harmoni dalam kepelbagaian. Setiap gereja memiliki keunikan, namun semuanya dipersatukan oleh kasih Kristus sebagai satu tubuh. Tiap anggota menjalankan panggilan dan perannya, sehingga keesaan menjadi nyata dalam kehidupan bersama.
Dalam terang panggilan keesaan tersebut, firman Tuhan dalam Yesaya 42:10 mengundang seluruh ciptaan untuk memuliakan Allah: “Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN dan pujilah Dia dari ujung bumi, hai Kamu yang turun ke laut, hai segala isinya, pulau-pulau dengan segala penduduknya.”
Seruan ini menegaskan bahwa pujian kepada Allah tidak hanya melibatkan manusia, melainkan seluruh ciptaan—laut, pulau-pulau, dan segala isinya. Damai sejahtera Allah tidak terbatas dialami oleh manusia, tetapi juga oleh seluruh ciptaan.
Oleh karena itu, gereja dipanggil untuk mengalami dan menghadirkan damai sejahtera Allah bersama seluruh ciptaan. Gereja tidak boleh membatasi damai sejahtera hanya bagi dirinya sendiri, melainkan harus merangkul kehidupan bersama dengan alam—laut, darat, tumbuhan, dan segala makhluk hidup. Inilah wujud keesaan yang utuh: bukan hanya kesatuan antargereja, tetapi juga keterhubungan yang harmonis dengan seluruh ciptaan Allah.
Dalam perayaan HUT ke-76 Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), gereja-gereja diajak untuk semakin menyadari konteks Indonesia sebagai negara kepulauan. Laut dan pulau-pulau bukan sekadar latar geografis, melainkan ruang kehidupan dan pelayanan. Karena itu, persekutuan, kesaksian, dan pelayanan gereja perlu menjangkau serta merawat laut dan segala isinya sebagai bagian dari tanggung jawab iman.
Dengan memelihara ciptaan, gereja turut menghadirkan damai sejahtera Allah bagi seluruh kosmos—langit, bumi, laut, dan segala makhluk yang memuliakan-Nya. Di sinilah keesaan Tubuh Kristus menemukan maknanya yang lebih luas: gereja bersatu bukan hanya di dalam dirinya, tetapi juga berjalan bersama seluruh ciptaan dalam damai sejahtera Allah.
Inilah panggilan ekumenis kita: berjalan bersama, merawat bumi, memperjuangkan keadilan, dan menghadirkan kasih Allah bagi semua ciptaan, sehingga nyanyian baru bagi Tuhan bergema dari seluruh bumi.
Kiranya kita diteguhkan sebagai satu Tubuh Kristus yang hidup dalam kasih, berjalan dalam damai, dan bekerja bersama seluruh ciptaan untuk menghadirkan damai sejahtera Allah di bumi.
Akhirnya, kami mengajak seluruh gereja merayakan HUT ke-76 PGI dengan hati yang terbuka untuk mengalami damai sejahtera-Nya, sambil bersama seluruh ciptaan berseru:
“Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN...” (Yesaya 42:10).
Teriring salam dan doa
a.n, Majelis Pekerja Harian PGI
Pdt. Jacklevyn F. Manuputty Pdt. Darwin Darmawan
Ketua Umum Sekretaris Umum
Berikan Komentar
Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *
Berita & Peristiwa
PGIW Kalimantan Tengah Tegaskan Kesatuan Gereja dan Komitmen Merawat C...
PALANGKARAYA, PGI.OR.ID – Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Kalimantan Tengah resmi mem...
Pesan Bulan Oikoumene “Keesaan Tubuh Kristus yang Mengalami Damai S...
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,Bulan Oikoumene merupakan momentum bagi gereja-gereja di Indonesia untu...
Pendaftaran TANAH AIR ITU BHINNNEKA Kembali Dibuka
JAKARTA,PGI.OR.ID-Biro Pemuda & Remaja PGI bekerja sama dengan Mission 21, Kemitraan Emansipatoris PGI-PKN...

