Preloader
PGI.OR.ID

Alamat

Jalan Salemba Raya No. 10
Jakarta Pusat (10430)

Hotline

021-3150451

021-3150455

021-3908118-20

Alamat Email

mailto:info@pgi.or.id

Sambangi PGI, Sekjen CCA Lakukan Dialog dengan Pimpinan Sinode Gereja. Perkuat Kolaborasi bagi Pelayanan di Asia

Thumbnail
Author

admin

24 Jul 2026 20:28

Share:

 

JAKARTA,PGI.OR.ID-Di sela-sela kegiatan Federation of Asian Bishop Conference (FABC) yang berlangsung di Jakarta, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Christian Conference of Asia (CCA) yang baru, Pdt. Jung Eun Grace Moon, melakukan kunjungan ke Grha Oikoumene, Jakarta, pada Kamis (23/7/2026).

Sebagaimana diketahui, pada 5 Juni 2026 lalu, Pdt. Jung Eun Grace Moon, dilantik sebagai Sekjen CCA. Pendeta dari Presbyterian Church of Korea (PCK) di Korea Selatan ini, sebelumnya telah mengabdi dan bekerja sebagai staf CCA selama lebih dari 14 tahun, termasuk memimpin departemen Faith, Mission, and Unity.

Dalam kunjungan tersebut, Pdt. Grace, panggilan akrab Sekjen CCA, berdialog dengan pimpinan sinode gereja anggota PGI, bersama Wakil Sekretaris Umum PGI Pdt. Lenta Enni Simbolon, serta sekretaris eksekutif, dan kepala biro di lingkungan PGI. 

Pada kesempatan itu, Sekjen CCA ke-11 ini, melihat PGI memiliki peran yang sangat signifikan dalam gerakan oikoumenis di Asia. Keterlibatan PGI dalam banyak isu keadilan sosial dan transformasi sosial di Indonesia telah menginspirasi seluruh gereja-gereja anggota CCA. 

“Meski di tengah keragaman agama dan budaya di Indonesia, menjadi tantangan sekaligus peluang, telah dimanfaatkan oleh gereja-gereja di Indonesia untuk menyatakan kehadiran dan perannya dengan baik,” tandas Pdt. Grace yang didampingi Kabiro Litbang PGI, Alfian Komimbin sebagai penterjemah. 

Selain itu, juga apresiasi terhadap komitmen untuk terus bekerja sama antara CCA dan PGI dalam melaksanakan tugas-tugas profetik di Asia. “CCA punya 22 anggota Executive Committee, dua di antaranya berasal dari Indonesia, Tiurida Hutabarat dari HKBP, dan Pdt. Jacky Manuputty. Kehadiran mereka sangat signifikan dalam pelayanan dan pengambilan-pengambilan keputusan CCA, sehingga boleh mengambil keputusan secara tepat dan bijak. Saya mengucap syukur atas kehadiran kedua hamba Tuhan ini,” tandasnya. 

Sejarah berdirinya CCA pada 1957 di Parapat, Sumatera Utara, serta seputar pelayanan CCA, menjadi perbincangan dalam dialog yang berlangsung hangat ini. “Saat pembentukan CCA yang hadir adalah gereja baru dan lemah secara finansial namun rela berbagi karunia yang dimiliki. Pengalaman iman ini terus terpatri di dalam hati kami, dan menguatkan kami ketika mengalami tantangan berat, untuk terus melanjutkan pelayanan,” ujarnya.

Menyinggung pelayanan CCA, Pdt. Grace Moon mengungkapkan bahwa setiap tahun seluruh staf CCA menyusun program, yang selalu berpatokan kepada visi CCA, yaitu hidup bersama dalam ketaatan kepada misi Allah di tengah dunia. Sehingga kata kunci dalam pelayanan CCA adalah evangelisasi dan misi.

Dia menambahkan, CCA memiliki banyak program, salah satunya pelatihan kepemimpinan untuk generasi muda. Sebab itu, diharapkan gereja-gereja di Indonesia terlibat dalam program CCA yang banyak sekali menekankan kepada kepemimpinan. Pdt. Grace Moon pun mengajak gereja-gereja untuk memperkuat kolaborasi lintas negara dalam menghadirkan kesaksian Kristus yang relevan bagi masyarakat Asia.

Kesempatan untuk berdialog dengan Pdt. Grace Moon mendapat respon positif dari para peserta, dan tidak sedikit di antaranya yang menyatakan ketertarikan untuk bergabung dengan CCA.  Apresiasi disampaikan Sekretaris Umum BPMS GKI Pdt. Suhud Setyo Wardono. Menurutnya, pertemuan ini menambah wawasan gereja-gereja seputar program-program CCA. "Termasuk wacana markas CCA pindah di Indonesia. Tentunya Indonesia yang memiliki aneka ragam budaya dan agama bisa mewarnai CCA," katanya.

Dia pun menyinggung program tahunan CCA yaitu pelatihan kepemimpinan pemuda. “Menurut saya ini sangat menarik, kalau bisa gereja-gereja ikut terlibat dengan mengirim orang-orang mudanya supaya menambah wawasan, dan gereja kita tidak tertutup,” ujar Pdt. Suhut Setyo.

Demikian hal nya apa yang disampaikan Pdt. Lenta Enni Simbolon. “Kita senang melihat Pdt. Grace Moon bisa berdialog dengan pimpinan gereja di Jakarta dan sekitarnya. Tidak hanya dengan pimpinan gereja anggota PGI, tetapi juga pimpinan gereja-gereja yang belum menjadi anggota CCA. Mereka menjadi tertarik agar bergabung dalam Gerakan oikoumene di Asia,” ujarnya.

Melalui pertemuan ini, dia berharap akan ada banyak program-program CCA yang bisa dilaksanakan, baik oleh PGI, gereja-gereja di Indonesia maupun di Asia dalam lingkup CCA, agar sungguh-sungguh gerakan oikoumene di Asia bisa berjalan dengan baik. “Kita juga berdoa semoga peran Pdt. Grace Moon ke depan boleh berjalan dengan baik dan didukung oleh seluruh gereja-gereja di Asia,” pungkasnya.

Dialog yang berjalan sekitar 2 jam ini, diakhiri dengan saling bertukar cindramata antara Pdt. Lenta Enni Simbolon dengan Pdt. Grace Moon, sebagai simbol persahabatan, penghargaan, dan komitmen untuk bersinergi melayani dalam gerakan oikoumene di mana  pun Tuhan tempatkan. (MS)

Berikan Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *

Komentar *
Nama Lengkap *
Email *
Website
(optional)

Berita & Peristiwa
Sambangi PGI, Sekjen CCA Lakukan Dialog dengan Pimpinan Sinode Gereja....
by admin 24 Jul 2026 20:28

JAKARTA,PGI.OR.ID-Di sela-sela kegiatan Federation of Asian Bishop Conference (FABC) yang berlangsung di Jaka...

Ketua Umum PGI Bekali 50 Pemuda Lintas Iman Bangun Kepeloporan Sosial,...
by admin 24 Jul 2026 11:09

POSO, PGI.OR.ID-Perubahan besar sering kali berawal dari langkah-langkah kecil. Semangat itulah yang dihidupi ...

Dari Masyarakat Poso, 50 Peserta Live-in Interfaith TAB VII Perdalam A...
by admin 24 Jul 2026 08:23

POSO, PGI.OR.ID-Memasuki hari kedua pelaksanaan Live-in Interfaith: Tanah Air itu Bhinneka (TAB) Angkatan VII ...