Preloader
PGI.OR.ID

Alamat

Jalan Salemba Raya No. 10
Jakarta Pusat (10430)

Hotline

021-3150451

021-3150455

021-3908118-20

Alamat Email

mailto:info@pgi.or.id

PESAN PASTORAL PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA (PGI) KEPADA GEREJA-GEREJA DI INDONESIA DALAM MENGHADAPI SITUASI BENCANA

Thumbnail
Author

admin

08 Sep 2026 16:11

Share:

“Menjaga Kehidupan, Memperkuat Persekutuan, dan Merawat Keutuhan Ciptaan”

 

Saudara-saudari terkasih, salam sejahtera dalam kasih Kristus!

Berbagai bencana yang terjadi di banyak wilayah Indonesia akhir-akhir ini telah menimbulkan penderitaan serta dampak yang serius bagi manusia dan alam. Berbagai informasi yang beredar tentang potensi bencana juga menimbulkan kecemasan masyarakat. Dalam situasi ini, gereja dipanggil untuk mewujudkan kepedulian, menghadirkan ketenangan, serta mengajak umat untuk waspada dalam menghadapi berbagai kemungkinan. Sebagai satu tubuh Kristus, penderitaan yang dialami oleh satu bagian tubuh adalah penderitaan kita bersama. 

 

Mengurangi Risiko, Menjaga Kehidupan

Bencana mengingatkan kita bahwa kehidupan manusia begitu rentan dan tidak terpisahkan dari alam serta seluruh ciptaan. Ketika hutan terbakar, gunung bergolak, udara tercemar, atau lingkungan rusak, kehidupan bersama ikut terluka. Karena itu, mengurangi risiko bencana merupakan bagian dari tanggung jawab kita dalam menjaga kehidupan.

Gereja dipanggil untuk hadir sebelum, saat, dan sesudah bencana. Kita dapat memulainya dari keluarga, jemaat, dan komunitas dengan mengenali risiko di wilayah masing-masing, memahami tanda-tanda bahaya, mengetahui jalur evakuasi dan tempat aman, serta menyiapkan kebutuhan dan rencana kedaruratan.

Iman tidak hanya mengajak kita bertindak ketika bencana terjadi, tetapi juga mempersiapkan diri, saling menjaga, merawat alam, dan membangun kehidupan yang lebih tangguh. Kesiapsiagaan bukan tanda ketakutan, melainkan wujud tanggung jawab iman terhadap kehidupan yang Tuhan anugerahkan. Dalam menghadapi risiko, kita dipanggil untuk tetap tenang, mencari informasi yang dapat dipercaya, dan mengikuti arahan pihak yang berwenang.

Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya. Membangun ketangguhan berarti memastikan bahwa tidak seorang pun ditinggalkan. Pada saat yang sama, kita dipanggil untuk menjaga lingkungan, menggunakan sumber daya secara bertanggung jawab dan secukupnya, serta menolak keserakahan yang mengorbankan kehidupan dan alam demi kepentingan tertentu. Dalam semangat keugaharian, kita belajar mencukupkan diri dan menjaga bumi sebagai rumah bersama.

Dengan demikian, gereja menjadi komunitas yang belajar, bersiap, mencegah, melindungi, dan bertindak. Menjaga kehidupan adalah panggilan iman, dan mengurangi risiko bencana merupakan bagian dari panggilan tersebut.

 

Merawat Ciptaan sebagai Panggilan Iman

Bumi adalah rumah bersama bagi seluruh ciptaan Allah. Hutan, sungai, laut, gunung, tanah, hewan, tumbuhan, dan manusia berada dalam satu jejaring kehidupan yang saling terhubung. Karena itu, kerusakan alam adalah ancaman terhadap kehidupan dan menuntut tanggung jawab iman kita.

Gereja dipanggil untuk mewujudkan iman melalui tindakan nyata: menjaga kehidupan, merawat bumi, memperjuangkan keadilan ekologis, dan memastikan generasi mendatang tetap memiliki rumah kehidupan yang layak. Merawat ciptaan berarti menghormati karya Allah dan menjalankan tanggung jawab yang dipercayakan-Nya kepada kita.

Dalam semangat keugaharian, gereja dipanggil untuk belajar mencukupkan diri, menggunakan sumber daya secara bertanggung jawab, dan menghidupkan semangat berbagi dengan sesama. Dengan demikian, kita turut menjaga bumi sebagai rumah bersama yang baik bagi seluruh ciptaan, kini dan bagi generasi yang akan datang.

 

Memperkuat Persekutuan: Doa Bersama Gereja-Gereja di Indonesia

Sebagai wujud persekutuan dan solidaritas, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) mengajak seluruh gereja anggota PGI untuk menaikkan doa bersama bagi saudara-saudara yang terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia. Doa bersama akan kita laksanakan di jemaat masing-masing dalam ibadah Minggu, 13 September 2026.

Secara khusus, kita mendoakan:

  1. Saudara-saudara yang berada di sekitar gunung api yang mengalami erupsi, khususnya masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau di Lampung, Gunung Sinabung di Sumatra Utara, Gunung Ibu di Maluku Utara, Gunung Ili Lewotolok dan Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur, dan Gunung Semeru di Jawa Timur.  Kita berdoa agar Tuhan senantiasa melindungi masyarakat yang berada di wilayah terdampak bencana serta memberikan ketenangan, kekuatan, kesehatan, dan pengharapan di tengah situasi yang mereka hadapi.
  2. Saudara-saudara yang menghadapi kebakaran hutan dan lahan serta dampak asap, antara lain Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Papua, Papua Barat, dan Papua Tengah. Kita berdoa agar kehidupan manusia, hewan, tumbuhan, dan seluruh ciptaan tetap terpelihara. Kita berdoa agar masyarakat yang terdampak kebakaran dan asap diberi kesehatan dan segera mendapatkan pertolongan. Kiranya semakin tumbuh kesadaran dan tanggung jawab kita bersama untuk merawat bumi sebagai rumah bersama.
  3. Saudara-saudara yang masih menjalani proses pemulihan pascabencana, khususnya di Nusa Tenggara Timur, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kita berdoa bagi keluarga yang berduka, para penyintas, anak-anak dan kelompok rentan, relawan, tenaga kesehatan, aparat, gereja-gereja, serta lembaga kemanusiaan yang hadir melayani di tengah situasi bencana. Kiranya proses pemulihan berjalan dengan baik, kebutuhan para penyintas terus mendapat perhatian dan dukungan, serta solidaritas berbagai pihak semakin kuat.

 

Saudara-saudari terkasih, 

Dalam semangat persekutuan, kita berdoa bersama, bersiap bersama, bertindak bersama, dan bangkit bersama. Kita tidak berjalan sendiri karena kita adalah satu tubuh dalam Kristus.

Kiranya kasih dan damai sejahtera Allah senantiasa menyertai kita dalam menjaga dan merawat kehidupan. Kiranya Tuhan menguatkan yang lemah, menghibur yang berduka, melindungi yang terdampak bencana, dan memakai gereja-Nya menjadi tanda kasih dan pengharapan di tengah dunia yang sedang terluka.

Tuhan memberkati persekutuan dan pelayanan kita bersama.

 

Jakarta, 07 September 2026
a.n. Majelis Pekerja Harian PGI

 

                                    Pdt. Jacklevyn F. Manuputty                  Pdt. Darwin Darmawan

                                           Ketua Umum                                         Sekretaris Umum

Pesan Pastoral PGI Menghadapi Bencana_1788860830.pdf
Berikan Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *

Komentar *
Nama Lengkap *
Email *
Website
(optional)

Berita & Peristiwa
PESAN PASTORAL PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA (PGI) KEPADA GER...
by admin 08 Sep 2026 16:11

“Menjaga Kehidupan, Memperkuat Persekutuan, dan Merawat Keutuhan Ciptaan” Saudara-saudari terkasih, salam ...

Pembukaan Sharing Meeting Gereja dan Pekerja Migran: Momentum Meneguhk...
by admin 07 Sep 2026 23:24

PEMATANGSIANTAR,PGI.OR.ID-Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) PGI Pdt. Lenta Enni Simbolon membuka kegiatan Sharin...

Dapen PGI Raih BKS Dapen KI Award 2025 sebagai Pengelola Dana Pensiun ...
by admin 07 Sep 2026 16:22

PROBOLINGGO,PGI.OR.ID — Dana Pensiun Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (Dapen PGI) menerima penghargaan...