Preloader
PGI.OR.ID

Alamat

Jalan Salemba Raya No. 10
Jakarta Pusat (10430)

Hotline

021-3150451

021-3150455

021-3908118-20

Alamat Email

mailto:info@pgi.or.id

PGI Gelar Live-in Interfaith TAB VII: 50 Pemuda Lintas Iman Belajar Hidup Bersama di Poso, Siap Jadi Duta Perdamaian Indonesia

Thumbnail
Author

admin

21 Jul 2026 08:09

Share:

POSO, PGI.OR.ID-Sekitar 50 anak muda dari berbagai latar belakang agama, kepercayaan, dan budaya berkumpul di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, untuk mengikuti program Live-in Interfaith yang bertajuk Tanah Air itu Bhinneka (TAB):Goes to Poso Angkatan VII. Program yang digelar pada 19–25 Juli 2026 ini menjadi ruang belajar bersama bagi generasi muda untuk memperkuat semangat toleransi, keberagaman, dan perdamaian di Indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) melalui Biro Pemuda dan Remaja ini bekerja sama dengan Mission 21, Kemitraan Emansipatoris PGI-PKN, dan Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST).

Pembukaan resmi berlangsung pada Senin (20/7) di Gereja GKST Ranindaya, Lembomawo, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Dihadiri oleh Wakil Sekretaris Umum PGI Pdt. Lenta Enni Simbolon, Bupati Poso dr. Verna Gladies N. M. Inkiriwang, jajaran Forkopimda, serta Ketua Umum Sinode GKST Pdt. Djadaramo Tasiabe.

Dalam sambutannya, Wakil Sekretaris Umum PGI, Pdt. Lenta Enni Simbolon, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Life-in Interfaith TAB Angkatan VII di Poso. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra penyelenggara, khususnya Mission 21, Kemitraan Emansipatoris PGI-PKN, dan GKST yang menjadi tuan rumah. Menurutnya, sekitar 50 peserta yang hadir berasal dari berbagai komunitas keagamaan, mulai dari gereja-gereja anggota PGI, Katolik, Buddha, penghayat kepercayaan, Ahmadiyah, hingga agama dan komunitas lainnya.

Selama satu pekan, para peserta tidak hanya mengikuti diskusi dan pelatihan, tetapi juga akan menjalani pengalaman live in, yakni tinggal bersama keluarga asuh yang berbeda agama. Peserta beragama Kristen akan tinggal bersama keluarga Muslim, sementara peserta Muslim akan tinggal bersama keluarga Kristen. Melalui pengalaman itu, para peserta diharapkan dapat belajar memahami kehidupan sehari-hari, membangun persahabatan, serta mengikis prasangka yang selama ini mungkin masih ada. "Harapannya, anak-anak muda ini pulang sebagai aktor sekaligus duta perdamaian yang mampu merawat kerukunan dan keberagaman di daerahnya masing-masing," ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa dipilihnya Poso bukan tanpa alasan. Kota yang pernah mengalami konflik sosial itu kini menjadi contoh nyata bagaimana rekonsiliasi dapat diwujudkan. "Poso hari ini jauh lebih damai dan kondusif. Kami berharap Poso menjadi laboratorium rekonsiliasi yang memberi inspirasi bagi peserta untuk membangun perdamaian di tempat asal mereka," katanya.

Bupati Poso, dr. Verna Gladies N. M. Inkiriwang, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Poso sebagai lokasi penyelenggaraan Life-in Interfaith TAB tahun ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat strategis dalam membangun karakter generasi muda yang menghargai perbedaan. "Kami bangga Poso dipercaya menjadi tuan rumah. Program ini sangat baik dan akan kami duplicate untuk menjadi contoh nantinya bagi pemerintah daerah, FKUB, maupun seluruh pemangku kepentingan untuk mebuat acara seperti ini di Kabupaten Poso, supaya kami bisa terus menanamkan nilai-nilai toleransi kepada generasi muda," katanya. Ia berharap pengalaman yang diperoleh para peserta selama berada di Poso akan memberikan dampak positif, baik bagi masyarakat Poso maupun bagi para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. "Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam merawat kebhinekaan Indonesia dan memperkuat persaudaraan lintas iman," tambahnya.

Ketua Umum Sinode GKST, Pdt. Djadaramo Tasiabe, mengatakan pelaksanaan Life-in Interfaith di Poso menjadi bukti bahwa daerah tersebut telah bangkit dari masa lalu. Menurutnya, Poso yang pernah dikenal karena konflik sosial kini telah berubah menjadi daerah yang aman, damai, dan terbuka bagi siapa saja. "Kami bersyukur kegiatan ini dilaksanakan di Poso. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dan latar belakang menjadi bukti bahwa Poso hari ini aman, damai, dan siap menjadi tempat belajar tentang perdamaian," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Pemuda dan Remaja PGI, Rosiana Purnomo, menjelaskan bahwa Life-in Interfaith: Tanah Air itu Bhinneka (TAB) telah memasuki penyelenggaraan angkatan ketujuh dan menjadi salah satu program unggulan PGI. Mengusung tema "TAB Goes to Poso", program ini mengajak anak-anak muda dari berbagai latar belakang untuk belajar hidup bersama, menikmati keberagaman, serta mengalami secara langsung indahnya kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat. Rosiana mengungkapkan bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Sekitar 120 orang mendaftar untuk mengikuti program tersebut. Namun, setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat, panitia akhirnya memilih 50 peserta yang dinilai siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan selama sepekan. "Kami berharap pengalaman ini menjadi perjalanan yang mengubah cara pandang teman-teman muda terhadap perbedaan. Mereka tidak hanya belajar tentang toleransi, tetapi juga menghidupi nilai-nilai keberagaman dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Life-in Interfaith Tanah Air itu Bhinneka (TAB) Angkatan VII tidak sekadar menjadi ruang dialog lintas agama, tetapi juga menjadi pengalaman nyata hidup berdampingan dalam keberagaman. Melalui diskusi, kunjungan lapangan, hingga tinggal bersama keluarga yang berbeda keyakinan, para peserta diharapkan mampu membawa semangat perdamaian ke daerah masing-masing. Dengan memilih Poso sebagai lokasi penyelenggaraan, PGI bersama seluruh mitra ingin menunjukkan bahwa daerah yang pernah mengalami konflik kini justru menjadi simbol rekonsiliasi, persaudaraan, dan harapan baru bagi Indonesia yang majemuk. (BRNDS)

Berikan Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *

Komentar *
Nama Lengkap *
Email *
Website
(optional)

Berita & Peristiwa
Lewat Live-in Interfaith TAB Goes to Poso VII, PGI Dorong Anak Muda Ak...
by admin 21 Jul 2026 16:27

POSO, PGI.OR.ID-Di tengah keberagaman Indonesia, peran pemuda dan pemudi tidak hanya menjadi harapan masa depa...

PGI Gelar Live-in Interfaith TAB VII: 50 Pemuda Lintas Iman Belajar Hi...
by admin 21 Jul 2026 08:09

POSO, PGI.OR.ID-Sekitar 50 anak muda dari berbagai latar belakang agama, kepercayaan, dan budaya berkumpul di ...

FUKRI Desak Pemerintah Jadikan Penanganan Krisis Kemanusiaan dan Peng...
by admin 16 Jul 2026 20:59

JAKARTA,PGI.OR.ID-Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI), yang mewadahi lembaga gerejawi seperti PGI, KWI, PGP...