Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristen 2026. Dipersatukan dalam Satu Pengharapan
admin
19 Jan 2026 22:14
JAKARTA,PGI.OR.ID-Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) menginisiasi kegiatan Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristen 2026 di Kapel Fransiskus, Gedung Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Jakarta, pada Senin (18/1/2025).
Umat Katolik dan Protestan dari berbagai gereja dan denominasi turut hadir bersama pimpinan lembaga gereja aras nasional yang tergabung dalam FUKRI seperti PGI, KWI, PGLII, PGPI, PBI, GMAHK, Bala Keselamatan, dan Gereja Ortodoks Indonesia.
Dalam pengantarnya, Sekretaris Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan KWI Aloys Budi Purnomo Pr, mengungkapkan tema Pekan Doa untuk Persatuan Umat Kristen 2026 berasal dari Surat kepada Jemaat di Efesus: "Satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu" (Efesus. 4:4).
Dijelaskan pula, tahun ini doa dan renungan untuk Pekan Doa untuk Persatuan Umat Kristen telah disiapkan oleh umat beriman Gereja Apostolik Armenia, bersama saudara-saudari mereka dari Gereja Katolik Armenia dan Gereja Evangelis.
“Efesus 4:4 merangkum ajaran Paulus tentang kesatuan, menekankan, di sini juga, bahwa para pengikut Kristus mewakili "satu tubuh dan satu Roh," yang dipersatukan dalam satu pengharapan. Metafora ini menandakan Gereja sebagai entitas yang bersatu, melampaui batasan geografi, kebangsaan, etnis, dan tradisi,” jelasnya.
Dengan demikian, Gereja, meskipun terdiri dari banyak bagian, berfungsi sebagai suatu kesatuan yang kohesif. Setiap anggota memiliki peran yang unik dan berkontribusi pada keseluruhan kehidupan dan misi Gereja.
Pada kesepatan itu, harapan dan permohonan disampaikan lewat doa dan pujian agar kesatuan umat Kristen semakin bersemi. Semoga semua bersatu, seperti Engkau, ya Bapa, ada dalam Aku dan Aku dalam Dikau: supaya mereka juga bersatu dalam Kita, agar dunia ini percaya bahwa Engkau mengutus Aku.
Diharapkan pula semoga seluruh pemimpin umat-Mu semakin menyadari perlunya persatuan dan kesatuan. Musnahkan sandungan akibat perpecahan umat Kristen, serta persatuan umat Kristen menjadi sumber perdamaian, dan tanda kasih Kristus bagi seluruh umat manusia.
Sejarah Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristen
Secara historis, gerakan doa bersama ini berakar pada awal abad ke-20. Pada tahun 1908, seorang imam Anglikan bernama Paul Wattson memprakarsai “Octave of Prayer for Christian Unity” di Amerika Serikat.
Inisiatif tersebut kemudian berkembang dan mendapat dukungan luas dari berbagai gereja. Setelah Konsili Vatikan II (1962–1965), keterlibatan Gereja Katolik dalam gerakan ekumenis semakin ditegaskan, khususnya melalui dekret Unitatis Redintegratio.
Sejak tahun 1966, Gereja Katolik bersama Dewan Gereja-gereja Sedunia (World Council of Churches) secara resmi bekerja sama menyiapkan materi Pekan Doa Sedunia.
Dalam praktiknya, Pekan Doa Sedunia tidak dimaksudkan untuk menyeragamkan ajaran atau liturgi gereja-gereja. (MS)
Berikan Komentar
Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *
Berita & Peristiwa
Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristen 2026. Dipersatukan dala...
JAKARTA,PGI.OR.ID-Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) menginisiasi kegiatan Pekan Doa Sedunia untuk Persatu...
PERNYATAAN SIKAP PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA (PGI) ATAS PEN...
PERNYATAAN SIKAP PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA (PGI) ATAS PENANGKAPAN PRESIDEN VENEZUELA DAN RENCANA ...
Diskusi Ketua Umum PGI Bersama Sekber Gokesu: Bencana sebagai Momentum...
TARUTUNG, PGI.OR.ID— Diskusi antara Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Sekretariat ...

