Paskah Nasional V Sukses Digelar di Sulawesi Tengah, Ribuan Umat Hadiri Puncak Ibadah Paskah di Sigi
admin
27 Apr 2026 14:40
PALU, PGI.OR.ID-Sulawesi Tengah menjadi tuan rumah pelaksanaan Paskah Nasional V yang diselenggarakan oleh Forum Umat Kristen Indonesia (FUKRI) pada 17–27 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kota Palu dan Kabupaten Sigi ini berlangsung meriah serta mendapat sambutan luas dari umat Kristen lintas denominasi.
Puncak perayaan dilaksanakan melalui Ibadah Paskah Umum pada Minggu, 26 April 2026, pukul 16.00 WITA, bertempat di Lapangan Mako Brimob, Desa Loru, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi. Ribuan umat hadir mengikuti ibadah yang menjadi momentum kebersamaan, persatuan, dan kesaksian iman dalam semangat kebangkitan Kristus.
Rangkaian Paskah Nasional V diawali dengan Ibadah Konser Doa pada 17 April 2026 di Gedung Bala Keselamatan (GBK) Korps 2 Palu. Selanjutnya, pada 24 April digelar Seminar Nasional yang menghadirkan sejumlah narasumber penting, antara lain Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, Sekretaris Umum PGI, Pdt Darwin Darmawan, serta para pimpinan keumatan lainnya yang tergabung di dalam FUKRI.
Pada 25 April, suasana perayaan semakin semarak melalui Karnaval Rohani yang berlangsung di Palu dan Sigi yang diikuti berbagai denominasi gereja. Selain itu, berbagai kegiatan sosial turut dilaksanakan seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta Ibadah Paskah Pemuda yang dipusatkan di lokasi yang sama.
Paskah Anak juga menjadi bagian penting dalam rangkaian acara ini. Sebanyak 652 anak mengikuti perayaan yang dilaksanakan di Gereja Bala Keselamatan Korps Woodward Palu dengan tema “Yesus Sudah Bangkit untuk Kita dan Indonesiaku.” Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan iman sekaligus sukacita bagi generasi muda gereja.

Ibadah Paskah Umum tahun ini mencapai puncaknya dalam suasana penuh khidmat, dihadiri lebih dari dua puluh ribu umat Kristiani dari berbagai denominasi. Tata ibadah yang dirancang secara ekumenis memperlihatkan keterlibatan para pelayan dan umat lintas gereja, menegaskan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas perayaan ini tanpa menghilangkan kekhasan Bala Keselamatan.
Para pimpinan sinode anggota PGI turut hadir, antara lain Pdt. Ronal Oroh (Ketua Umum Sinode GPIG), Pdt. Djadaramo T (Ketua Umum Sinode GKST), Pdt. Alfentus Sahabang (Ketua Umum Sinode GMPU), Pdt Alexander Z. Rondonuwu (Ketua Sinode GPID), serta jajaran MPH PGI: Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty (Ketua Umum), Pdt. Darwin Darmawan (Sekretaris Umum), Pdt. Tertius (anggota), dan Pdt. Muliathy (SE KPG PGI). Kehadiran mereka memperkuat simbol persatuan gereja-gereja di Indonesia.
Persembahan pujian turut mewarnai ibadah dengan penampilan Paduan Suara GKST Palu, Paduan Suara GMAHK Palu, Brass Band GBK, serta artis rohani seperti Once Mekel dan Daud Pamei. Kehadiran musik dan nyanyian ini menambah semarak sekaligus memperdalam nuansa spiritual perayaan.
Khotbah Paskah disampaikan oleh Kolonel Hosea Makagiantang, S.Th., Komandan Teritorial Gereja Bala Keselamatan Indonesia. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa kebangkitan Kristus adalah panggilan untuk hidup dalam kasih, pengharapan, dan pelayanan bagi sesama, sebuah pesan yang relevan bagi kehidupan gereja dan bangsa.
Doa syafaat menjadi puncak simbol persatuan, dipimpin oleh para pimpinan dari delapan Lembaga keumatan aras nasional. Rangkaian doa dimulai oleh Ketua Umum PGI, Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty, dilanjtukan oleh pimpinan lainnya, dan ditutup oleh pimpinan Gereja Bala Keselamatan. Dengan demikian, ibadah Paskah ini tidak hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga pernyataan nyata persaudaraan gereja-gereja di Indonesia.

Seremonial malam puncak turut dihadiri oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Dirjen Bimas Kristen dan tamu kehormatan lainnya. Dalam puncak perayaan Paskah Nasional V, suasana semakin semarak dengan kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah yang mempersembahkan lagu “Torang Samua Basudara”. Kehadiran para pemimpin tersebut menegaskan bahwa Paskah bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga sosial, yang memperkuat solidaritas kebangsaan.
Dalam sambutannya, Menteri Agama menekankan bahwa Sulawesi Tengah merupakan contoh nyata daerah dengan semangat toleransi yang tinggi. Ia mengajak seluruh umat untuk terus merawat persatuan, memperkuat solidaritas sosial, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Paskah Nasional V juga menjadi ruang perjumpaan lintas denominasi gereja di bawah naungan FUKRI. Kerja keras panitia yang melibatkan anggota FUKRI di tingkat wilayah, dengan Gereja Bala Keselamatan sebagai host dan motor penggerak, serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat, menjadikan kegiatan ini sebagai kesaksian bersama tentang damai, kasih, dan pengharapan.

Makna Paskah semakin diperkaya melalui berbagai kegiatan sosial, termasuk operasi katarak gratis, yang menjadi wujud nyata kasih Kristus di tengah masyarakat. Kebangkitan Kristus tidak hanya dirayakan secara liturgis, tetapi juga diwujudkan dalam pelayanan yang membawa pemulihan dan kehidupan bagi sesama selaras dengan tema Paskah Nasional V tahun ini yakni "Bangkit bersama Kristus, memulihkan bangsa dalam kasih dan pengharapan“. (MBS)
Berikan Komentar
Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *
Berita & Peristiwa
Pdt. Arliyanus Larosa Serahkan Hasil Revisi Dokumen Pedoman Nasional P...
JAKARTA,PGI.OR.ID-Setelah melalui proses perbaikan, Ketua Tim Revisi Pedoman Persekutuan Oikoumene Umat Kriste...
PGI Laksanakan Kajian Strategis: Dari Ratapan Nehemia ke Pemetaan Kris...
MANOKWARI, PGI.OR.ID — Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) melanjutkan langkah strategis dalam mere...
Paskah Nasional V Sukses Digelar di Sulawesi Tengah, Ribuan Umat Hadir...
PALU, PGI.OR.ID-Sulawesi Tengah menjadi tuan rumah pelaksanaan Paskah Nasional V yang diselenggarakan oleh For...

