Preloader
PGI.OR.ID

Alamat

Jalan Salemba Raya No. 10
Jakarta Pusat (10430)

Hotline

021-3150451

021-3150455

021-3908118-20

Alamat Email

mailto:info@pgi.or.id

Ketua Umum PGI Menyapa Penyintas Batang Toru: Menumbuhkan Spiritualitas Penyintas di Tengah Puing dan Lumpur

Thumbnail
Author

admin

19 Jan 2026 03:56

Share:

TAPANULI SELATAN.PGI.OR.ID-Di bawah langit cerah Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada 14 Januari 2025, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Jacklevyn F. Manuputty, melakukan kunjungan pastoral dan kemanusiaan ke wilayah yang masih bergulat dengan dampak banjir dan longsor sejak November lalu. Kunjungan berlangsung di dua titik utama, yakni GKPA Hutagodang dan HKBP Hutagodang—dua gereja yang hingga kini masih dikelilingi gelondongan kayu, sisa-sisa lumpur, serta puing material banjir yang belum sepenuhnya terbersihkan.

Di GKPA Hutagodang, suasana perjumpaan berlangsung hangat dan penuh rasa kebersamaan. Hadir dalam pertemuan ini Pdt. Osten Matondang selaku Ketua Pos Terpadu Inti, Pdt. Reinhard Siregar selaku Sekretaris Umum GKPA sekaligus Ketua PGIS Tapanuli Selatan, serta para pimpinan gereja dari berbagai denominasi di wilayah Batang Toru dan sekitarnya, antara lain GKLI, GKPA, GBI, GKPI, dan HKBP. Kebersamaan lintas gereja ini menjadi penanda kuatnya semangat oikumenis di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung.

Dalam percakapan pembuka, Ketua Umum PGI menegaskan bahwa PGI akan terus hadir dan memainkan perannya dalam memobilisasi gereja-gereja anggota serta jejaring oikumenis untuk memastikan terpenuhinya hak-hak para penyintas. Ia mengingatkan bahwa masa tanggap darurat telah berakhir dan kini situasi memasuki fase transisi darurat menuju pemulihan. Pada masa tanggap darurat, berbagai bantuan logistik dan layanan kemanusiaan datang silih berganti. Namun memasuki fase transisi dan pemulihan, banyak pihak mulai meninggalkan wilayah terdampak, seolah-olah krisis telah usai. Padahal, justru di fase inilah kebutuhan mendasar para penyintas semakin nyata: kehilangan tempat tinggal, terputusnya akses pendidikan anak-anak, serta hilangnya mata pencaharian yang menopang kehidupan keluarga.

Lebih jauh, Ketua Umum PGI menekankan bahwa gereja-gereja dipanggil untuk membangun ketangguhan umat dengan menumbuhkan spiritualitas penyintas, bukan mempertahankan spiritualitas korban. Spiritualitas korban cenderung menempatkan umat dalam posisi pasif—merasa tidak berdaya, menunggu bantuan, dan memandang diri hanya sebagai objek penderitaan. Sebaliknya, spiritualitas penyintas memampukan umat untuk melihat diri sebagai subjek yang tetap memiliki martabat, daya hidup, dan pengharapan, sekalipun berada di tengah keterbatasan dan kehilangan. Karena itu, tugas gereja pada masa transisi dan pemulihan bukan hanya menghadirkan bantuan material, tetapi juga membangun ruang-ruang penguatan iman, pendampingan pastoral, serta solidaritas komunitas agar para penyintas dapat bangkit, menata kembali hidup, dan menemukan makna baru di tengah pengalaman traumatis.

Kunjungan kemudian berlanjut ke HKBP Hutagodang, yang hingga kini masih difungsikan sebagai tempat pengungsian. Di dalam gedung gereja itu, tampak ibu-ibu dan anak-anak yang bertahan dengan kondisi seadanya, serta seorang lansia yang dirawat di sudut ruangan dengan peralatan yang sangat terbatas. Di tengah keterbatasan tersebut, kehadiran Ketua Umum PGI menghadirkan semangat baru. Melalui dialog yang dibangun secara personal, beliau mendengarkan cerita para penyintas, sekaligus menutup perjumpaan dengan doa penguatan bagi jemaat dan gereja, sambil melihat secara langsung kebutuhan-kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi.

Rangkaian kunjungan Ketua Umum PGI di Sumatera Utara tidak berhenti di Batang Toru. Pada 15 Januari 2025, agenda akan dilanjutkan dengan kunjungan ke Pos GKPN di Pandan, Sibolga, sebelum bergerak ke Sorkam, Tapanuli Tengah. Selanjutnya, pada 16 Januari, Ketua Umum PGI dijadwalkan menghadiri diskusi bersama Sekretariat Bersama Gerakan Oikumene Keadilan Oikumenis untuk Sumatera Utara, sekaligus melakukan kunjungan solidaritas ke wilayah-wilayah terdampak di Tapanuli Utara dan sekitarnya, termasuk Adiankoting. Pada 17 Januari, akan digelar kegiatan bersama sekitar 500 anak-anak penyintas bencana di Kecamatan Tukka, Sibolga, sebagai wujud perhatian gereja terhadap pemulihan psikososial anak. Rangkaian kunjungan ini akan ditutup pada 18 Januari dengan perjalanan ke Medan untuk memimpin ibadah Minggu di GBI Rumah Persembahan.

Lebih dari sekadar kunjungan seremonial, kehadiran Ketua Umum PGI di berbagai wilayah terdampak ini menjadi wujud solidaritas nyata di masa transisi. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa gereja-gereja tidak berhenti pada respons darurat semata, tetapi terlibat aktif dalam proses pemulihan jangka menengah dan panjang melalui mobilisasi jejaring oikumenis. Di antara lumpur yang belum kering dan puing-puing yang masih berserakan, rangkaian kunjungan ini menjadi pengingat bahwa pemulihan bukan hanya tentang membangun kembali bangunan fisik, melainkan juga memulihkan harapan, martabat, dan masa depan para penyintas. (ST)

Berikan Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *

Komentar *
Nama Lengkap *
Email *
Website
(optional)

Berita & Peristiwa
Ketua Umum PGI Menyapa Penyintas Batang Toru: Menumbuhkan Spiritualita...
by admin 19 Jan 2026 03:56

TAPANULI SELATAN.PGI.OR.ID-Di bawah langit cerah Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada 14 Januar...

Gerakan Nurani Bangsa Sampaikan Pesan Kebangsaan Awal Tahun 2026, Soro...
by admin 14 Jan 2026 17:14

JAKARTAPGI.OR.ID-Ketua Umum PGI Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty bersama sejumlah tokoh yang tergabung dalam Ger...

Ibadah Syukur 128 Tahun RS Primaya PGI Cikini dan Topping Off Gedung B...
by admin 13 Jan 2026 09:52

JAKARTAPGIORID-Perayaan HUT ke 128 RS Primaya PGI Cikini menjadi sangat istimewa karena bersamaan dengan toppi...