Preloader
PGI.OR.ID

Alamat

Jalan Salemba Raya No. 10
Jakarta Pusat (10430)

Hotline

021-3150451

021-3150455

021-3908118-20

Alamat Email

mailto:info@pgi.or.id

Ibadah Syukur 128 Tahun RS Primaya PGI Cikini dan Topping Off Gedung Baru

Thumbnail
Author

admin

13 Jan 2026 09:52

Share:

JAKARTAPGIORID-Perayaan HUT ke 128 RS Primaya PGI Cikini menjadi sangat istimewa karena bersamaan dengan topping Off gedung baru rumah sakit. Hal ini tentu saja disambut dengan penuh sukacita tidak hanya oleh PGI, tetapi juga pengurus Yayasan Kesehatan (Yakes) PGI Cikini, serta jajaran RS Primaya PGI Cikini. Mensyukuri kedua momen tersebut, dilaksanakan ibadah yang berlangsung di ruang Capel RS. Primaya PGI Cikini, pada Senin (12/1/2026).

Pdt. Gomar Gultom dalam khotbahnya yang mengutip Lukas 10:25-37 menegaskan bahwa Hospital berasal dari bahasa Latin: hospes, yang berarti tamu atau orang asing (lain). 

“Dari akar kata inilah berkembang hostel, hotel, hospital dan hospitality; yang anda semua pasti tahu artinya: mengandalkan keramah-tamahan, mengandalkan kesediaan berbagi, kesediaan membuka hati, berbagi sukacita, melayani atau menjamu tamu atau pelanggan,” ujarnya.

Namun yang sering dilupakan, lanjut Pdt. Gomar, kata hospes itu terbentuk dari akar kata hospit yang berarti orang asing, bahkan musuh. Dari hospit ini muncul hospes (hospital danlainnya) tetapi dari hospit ini juga muncul hostis yang artinya orang asing, musuh. Dari sini muncul kata hostile = berseteru, bermusuhan). “Dari sini kita bisa berefleksi, apakah RS Primaya PGI Cikini ini akan memerankan fungsi sebagai hospes dalam arti pertama, yakni hopitality, atau dalam pengertian kedua yakni hostis yang melihat pasien kita sebagai orang lain, dan pada gilirannya membuahkan perseteruan atau kebencian,” tandasnya.

Dia menegaskan, perumpamaan tentang Orang Samaria ini mengajak kita untuk mengembangkan dalam pengertian pertama, hospes: hospitality, yang mensyaratkan hati yang terbuka lebar-lebar: kesediaan berbagi sukacita.

Sebab itu diharapkan gedung rumah sakit yang sedang dibangun, kiranya memberi ruang buat kita menginterpretasikan ulang panggilan iman kita dan mengaktualisasikan karya Allah dalam hidup kita. 

“Maka percayalah: ketika anda memperlebar ruang untuk berbagi sukacita yang digerakkan oleh hati yang tergerak oleh belas kasihan, anda dan dunia di sekitar anda akan berbinar oleh sukacita sorgawi,” pungkasnya.

Ungkapan Syukur dan Terima Kasih
Usai ibadah, Ketua Umum PGI Pdt. Jaklevyn Fritz Manuputty menyampaikan rasa syukur atas usia 128 tahun RS. Primaya PGI Cikini serta terlaksanya proses topping off gedung baru rumah sakit yang sedang dalam proses pembangunan ini. “Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberi dukungan, dedikasi dan kesediaan untuk memberi diri sejak seluruh proses yang diupayakan bahkan sejak kepemimpinan MPH-PGI sebelumnya, yang saat ini berujung kepada topping off. Persil demi persil boleh terjadi dan ini sungguh menggembirakan. Ke depan kita taruh semuanya dalam doa kiranya Tuhan menyertai,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Yakes PGI Cikini Dr. Agustin Teras Narang, S.H. “Sungguh kita sangat berbahagia dan bersyukur karena merayakan ulang tahun sekaligus topping off. Ini adalah bagian kelanjutan dari upaya yang telah dilakukan oleh MPH-PGI dan pengurus yayasan kesehatan sebelumnya,” ujarnya.

Dengan adanya topping off ini, lanjut Teras Narang, menjadi penggerak bagi semua untuk terus berupaya melaksanakan segala sesuatu yang telah dicanangkan, di antaranya renovasi rumah Raden Saleh yang sedang berproses, rumah duka dan STIKES. “Kita yakin dan percaya bahwa dengan pertolongan Tuhan dan keredahan hati memohon, apa pun yang kita lakukan tiada lain untuk kemuliaan Tuhan,” tegasnya.

Ungkapan syukur juga disampaikan CEO Primaya Hospital Group Prof. Dr. Yos E. Susanto. Dia pun berharap keberadaan RS Primaya PGI Cikini dapat mengambil peran sebagaimana khotbah Pdt. Gomar Gultom yaitu menjadi orang Samaria yang tergerak hatinya oleh belaskasihan untuk menolong orang lain. “Untuk mewujudkan hal itu maka kita perlu terus bekerjasma untuk mewujudkan visi bersama ini,” tandasnya.

Prosesi Topping Off
Usai ibadah, dilanjut dengan acara topping off yang dilaksanakan di lantai 8 gedung baru RS. Primaya PGI yang masih dalam pembangunan ini. Prosesi topping off ditandai dengan pemberian semen dengan menggunakan skop oleh Prof. Dr. Yos E. Susanto, Chris Kanter, Yoseph Bambang Pamungkas, Agustine Teras Narang, Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty, Pdt. Darwin Dharmawan, dan Pdt. Gomar Gultom.

Proses topping off adalah tahapan akhir konstruksi struktur utama bangunan, ditandai dengan selesainya pengecoran atau pemasangan atap, menandakan selesainya rangka bangunan dan dimulainya tahap penyelesaian akhir (finishing) seperti interior. Momen penting ini menjadi wujud syukur dan perayaan bagi semua pihak yang terlibat. Diproyeksikan gedung baru ini mulai beroperasi pada Juni 2026. (MS)

 

Berikan Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *

Komentar *
Nama Lengkap *
Email *
Website
(optional)

Berita & Peristiwa
Gerakan Nurani Bangsa Sampaikan Pesan Kebangsaan Awal Tahun 2026, Soro...
by admin 14 Jan 2026 17:14

JAKARTAPGI.OR.ID-Ketua Umum PGI Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty bersama sejumlah tokoh yang tergabung dalam Ger...

Ibadah Syukur 128 Tahun RS Primaya PGI Cikini dan Topping Off Gedung B...
by admin 13 Jan 2026 09:52

JAKARTAPGIORID-Perayaan HUT ke 128 RS Primaya PGI Cikini menjadi sangat istimewa karena bersamaan dengan toppi...

Awali Tahun 2026, PGI Gelar Ibadah Syukur. Bergandengan Tangan Mewujud...
by admin 09 Jan 2026 11:06

JAKARTA,PGI.OR.ID-Mengawali pelayanan di tahun 2026, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menggelar ib...