Kampanye Edukasi Publik Hari AIDS Sedunia: Tanpa Stigma, Tanpa Diskriminasi
admin
03 Dec 2025 15:43
JAKARTA,PGI.OR.ID-Memperingati Hari AIDS Sedunia, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) melaksanakan kegiatan Kampanye Edukasi Publik Hari AIDS Sedunia: Tanpa Stigma, Tanpa Diskriminasi, berupa pembagian brosur informasi terkait HIV/AIDS, dan pita solidaritas kepada para pengendara mobil maupun motor, masyarakat, pedangan asongan, serta mahasiswa, yang melintas di Jalan Dipenegoro dan Salemba Raya, Jakarta, pada Senin (1/12/2025).
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (HAKTPA) yang dilaksanakan oleh PGI.
Mengawali kampanye, Wasekum PGI, Pdt. Lenta Enny Simbolon, MDiv, MTh bersama peserta aksi membuat video singkat yang berisi seruan stop stigma dan diskriminasi terhadap orang hidup dengan HIV (ODHIV). Aksi dimulai pukul 11.00 WIB. Panas terik matahari tidak mengendorkan semangat untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat terkait HIV/AIDS, yang masih menjadi masalah kesehatan global, dan tetap menjadi perhatian utama di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Meskipun ada kemajuan besar dalam pengobatan dan pencegahan, tantangannya masih besar.
Data Kemenkes RI menunjukkan pada 2025 terdapat sekitar 564.000 orang hidup dengan HIV (ODHIV) di Indonesia, namun baru sekitar 63-65% yang terdeteksi. Padahal, dengan pengobatan ARV bisa hidup sehat, sehingga risiko penularan sangat rendah. Maka, semakin banyak orang berani tes dan berobat, semain cepat kita menghentikan penularan, dan ini hanya mugkin bila stigma di masyarakat dihapus.
Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada 1 Desember, diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV. Konsep ini digagas pada Pertemuan Menteri Kesehatan Sedunia mengenai Program-program untuk Pencegahan AIDS pada 1988.
Sekretaris Eksekutif Bidang Kesaksian dan Keutuhan Ciptaan (KKC) PGI Pdt. Johan Kristantara, menyampaikan harapan melalui kegiatan ini semakin menumbuhkan kepedulian dan kesadaran masyarakat, sehingga dapat menekan prevalensi HIV/AIDS di negeri ini.
Tidak sedikit yang memberi apresasi atas aksi tersebut. Salahsatunya apa yang disampaikan Solihin (40), driver ojek online (ojol), yang melintas di Jalan Dipenogoro. Ia pun berharap melalui aksi ini semakin banyak orang yang tersadarkan. (MS)
Berikan Komentar
Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *
Berita & Peristiwa
Mengurai Pikiran Pokok Sidang MPL-PGI 2026: Rumah sebagai Ruang Iman d...
MERAUKE.PGI.OR.ID — Rangkaian Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI...
Sidang MPL-PGI 2026 Resmi Dibuka: Gereja Adalah Satu Tubuh yang Dipang...
MERAUKE, PGI.OR.ID — Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 re...
Model Koordinasi dan Kolaborasi Gereja-gereja di Indonesia bersama Lem...
HONG KONG,PGI.OR.ID-Pertemuan Ecumenical Diakonal Collaboration as an Answer to the Global Polycrisis di Tao F...

