Jalsah Salanah 2025 JAI, Ketum PGI: Ahmadiyah Senantiasa Memberi Sumbangsih bagi Bangsa Indonesia
admin
07 Dec 2025 11:15
JAKARTA,PGI.OR.ID-Ketua Umum PGI, Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty menegaskan bahwa Jemaat Ahmadiyah senantiasa memberi sumbangsih kepada bangsa ini sejak masa perjuangan revolusi, pasca-kemerdekaan, sampai hari ini dan Indonesia di masa yang akan datang, dengan menghidupkan prinsip Love for All, Hatred for None melalui aksi kemanusiaan, merawat lingkungan, dan perjuangan pada keadilan untuk semua.
Hal tersebut disampaikannya saat sambutan di acara Jalsah Salanah Muslim Ahmadiyah Indonesia 2025, dalam rangka 100 tahun Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI), di Masjid Jami' Mahmudah, Gondrong, Cipondoh, Tangerang, pada Sabtu (6/12/2025).
“Jemaat Ahmadiyah tidak mengontrak di ruang bangsa ini. Jemaat Ahmadiyah adalah bagian inheren anak bangsa yang turut membentuk sejak awal bangsa ini. Dalam kurun waktu itu kita telah menyaksikan bagaimana Jemaat Ahmadiyah berkontribusi dalam bidang pendidikan, sosial, kemanusiaan, dan semuanya itu adalah wujud nyata dari semangat Love for All, Hatred for None,” tandasnya.

Selain Pdt. Jacky Manuputty, Sekretaris Eksekutif Bidang Kesaksian dan Keutuhan Ciptaan (KKC) PGI, Pdt. Johan Kristantara juga turut hadir di acara yang merupakan agenda tahunan dari JAI ini.
Beri Donasi bagi Korban Bencana Sumatra
Dalam siaran pers JAI yang dikeluarkan pada Minggu (7/12/2025), dijelaskan bahwa Jalsah Salanah Muslim Ahmadiyah Indonesia 2025 berlangsung serentak di 23 titik di seluruh negeri pada Jumat hingga Minggu, 5-7 Desember 2025. Sebanyak 20.030 peserta hadir dalam kegiatan keagamaan tersebut. Dihadiri pula oleh ratusan tamu non-Ahmadi dari kalangan pejabat, aparat keamanan, akademisi, tokoh masyarakat, serta berbagai agama dan organisasi.
Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, dalam pidato pembukaan menyampaikan duka cita dan mengajak jemaah Ahmadiyah atau Ahmadi, untuk turut memberikan donasi kepada korban terdampak bencana Sumatra.
Ajakan Zaki tersebut telah diwujudkan melalui Humanity First Indonesia yang merupakan organisasi kemanusiaan Ahmadiyah. Bantuan darurat berupa paket sembako, makanan siap saji, serta kebutuhan dasar telah disalurkan sebagai donasi awal ke wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Langkah ini dinilai menunjukkan respons cepat jemaat dalam merespons musibah yang melanda.
Sementara, penyelenggaraan Jalsah di satu lokasi di Sumatra Barat sengaja ditunda, sebagai bentuk penghormatan kepada para korban. Seluruh persiapan konsumsi untuk acara tersebut dialihkan untuk masyarakat terdampak sebagai wujud kepedulian. (MS)
Berikan Komentar
Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *
Berita & Peristiwa
Mengurai Pikiran Pokok Sidang MPL-PGI 2026: Rumah sebagai Ruang Iman d...
MERAUKE.PGI.OR.ID — Rangkaian Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI...
Sidang MPL-PGI 2026 Resmi Dibuka: Gereja Adalah Satu Tubuh yang Dipang...
MERAUKE, PGI.OR.ID — Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 re...
Model Koordinasi dan Kolaborasi Gereja-gereja di Indonesia bersama Lem...
HONG KONG,PGI.OR.ID-Pertemuan Ecumenical Diakonal Collaboration as an Answer to the Global Polycrisis di Tao F...

