Preloader
PGI.OR.ID

Alamat

Jalan Salemba Raya No. 10
Jakarta Pusat (10430)

Hotline

021-3150451

021-3150455

021-3908118-20

Alamat Email

mailto:info@pgi.or.id

Bertemu MPH-PGI,  Pengurus PETKI Singgung Liturgi Gereja yang Tidak Sensitif Disabilitas

Thumbnail
Author

admin

17 Sep 2026 20:57

Share:

JAKARTA,PGI.OR.ID-Ibadah seharus menjadi ruang pertemuan antara jemaat, termasuk penyandang disabilitas netra, dengan Allah. Namun disayangkan justru liturgi gereja dirasakan tidak sensitif terhadap penyandang disabilitas netra. Akibatnya, timbul keengganan untuk hadir beribadah.

"Contoh ketika ibadah tidak ada lagi penyampaian misalnya silahkan duduk atau mari berdiri, lalu ketika memberi persembahan tidak ada sapaan sehingga sering dilewatkan," ungkap Ketua Umum Perkumpulan Tunanetra Kristiani Indonesia (PETKI) Yehezkiel Parudani, dalam pertemuan dengan MPH-PGI, di ruang rapat 2 Grha Oikoumene, Jakarta, pada Kamis (17/9/2026).

Untuk diketahui, PETKI adalah sebuah organisasi kemasyarakatan di Indonesia yang menjadi wadah bagi penyandang disabilitas netra beragama Kristen. Organisasi tersebut memiliki kepengurusan di beberapa daerah.  

Salah satu pengurus PETKI, Caroline Anggiat, pemain musik di salah satu gereja, juga menyampaikan adanya persoalan ketika liturgi yang sudah terpampang di slide, terkadang tidak dibacakan saat ingin menaikkan pujian. Akibatnya dia pun kesulitan ketika harus mengiringi lagu tersebut. 

Diungkapkan pula, ketika para penyandang disabilitas netra beribadah didampingi pendamping, kerap tidak disapa. Meski terkesan sepele namun hal ini membuat mereka enggan untuk beribadah ke gereja. “Padahal teman-teman yang disabilitas netra ini juga ingin berkomunikasi,” tandas Caroline Anggiat.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus PETKI juga menyampaikan keinginannya untuk berkolaborasi dalam rangka pemberdayaan dengan mendirikan café yang dikelola oleh penyandang disabilitas netra. 

Ditemui usai pertemuan, Ketua Umum PGI Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty sangat mengapreasiasi kunjungan pengurus PETKI. “Saya kira ini bukan perkunjungan biasa, tapi sebuah perjumpaan yang menegaskan iman kita, dan menegaskan bahwa gereja memang rumah bagi semua, semua keragaman termasuk bagi teman-teman penyandang disabilitas netra,” tandasnya.

Terkait keresahan para penyandang disabilitas netra terhadap liturgi gereja, dia melihat hal itu penting untuk segera disosialisasikan. “Memang dibutuhkan literasi untuk meningkatkan sensitivitas dalam kaitan warga-warga gereja dengan disabilitas, atau yang tergolong dalam disabilitas netra maupun disabilitas lainnya,” tegas Pdt. Jacky Manuputty. Menurutnya, ada perkembangan yang kemudian menegasi hak penyandang disabilitas netra sehingga perlu dilakukan koreksi. 

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, Pdt. Jacky Manuputty juga menegaskan bahwa PGI sangat terbuka untuk berjejaring dengan PETKI lewat program yang bersilangan dengan kedua lembaga tersebut, dan kunjungan ini diharap bisa membuka jalan karena selama ini PGI telah memiliki Pokja Disabilitas.

Selain Ketum PGI, turut hadir dalam pertemuan, Wasekum PGI Pdt. Lenta Enni Simbolon, Sekretaris Eksekutif bidang KKC PGI Pdt. Johan Kristantara, Sekretaris Eksekutif bidang KP PGI Pdt. Etika Saragih, Kabiro Litbang PGI Alfian Rico Komimbin, dan dari Biro Perempuan PGI Ridayani Damanik. (MS/BRNDS)

 

Berikan Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *

Komentar *
Nama Lengkap *
Email *
Website
(optional)

Berita & Peristiwa
Dari Chiang Mai, Gereja-Gereja Memilih Kehidupan bagi Papua
by admin 06 Oct 2026 17:06

CHIANG MAI, PGI.OR.ID — Dari Chiang Mai, Thailand, gereja-gereja di Indonesia, Asia, dan mitra ekumenis inte...

PGI Luncurkan Buku “The Church Will Not Be Silent”, Tegaskan Kesak...
by admin 05 Oct 2026 17:47

JAKARTA, PGI.OR.ID— Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) kembali menegaskan komitmennya untuk tidak...

Aksi Iklim Lintas Iman Konsolidasikan Tiga Pokja, Susun Prioritas Kerj...
by admin 30 Sep 2026 14:30

JAKARTA,PGI.OR.ID-Sekretariat Bersama Aksi Iklim Lintas Iman menggelar pertemuan bulanan kedua dengan agenda k...