|

Silaturahmi Kepolisian Negara Republik Indonesia ke PGI

MPH-PGI bersama perwakilan Kepolisian RI

JAKARTA,PGI.OR.ID-Dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke 71, perwakilan Kepolisian Negara Republik Indonesia melakukan safari silaturahmi ke beberapa lembaga, termasuk PGI, di Grha Oikoumene, Jakarta, Senin (3/7).

Perwakilan Kepolisian RI yang dipimpin KASUBDITBINPOLSUS Kombespol M. Setyobudi Dwiputro, diterima oleh Ketua Umum PGI Pdt. Dr. Henriette Hutabarat-Lebang, Wakil Bendahara PGI Arie Moningka serta beberapa Sekretaris Eksekutif dan Kepala Biro.

Pdt. Dr. Henriette Hutabarat-Lebang mengapresiasi silaturahmi yang dilakukan Kepolisian RI

Pdt. Dr. Henriette Hutabarat-Lebang mengapresiasi silaturahmi yang dilakukan Kepolisian RI

Pada kesempatan itu Setyobudi mengungkapkan, tujuan silaturahmi juga dalam rangka menerima masukan bagi Kepolisian RI di tengah-tengah tugas dan tanggungjawab penegakan hukum di negara ini. “Kita melihat situasi Kamtibmas belakangan ini sangat memprihatinkan, sebab itu, kami berharap sekali dukungan dari PGI bagi Kepolisian RI,” katanya.

Pdt. Ery, panggilan akrab Ketum PGI, menyambut baik silaturahmi yang dilakukan oleh Kepolisian RI. Menurutnya, membangun silaturahmi sangat penting. Namun belakangan semua abai untuk melakukan silaturahmi, sehingga tanpa sadar telah dimasuki oleh berbagai unsur yang bertujuan memecah belah bangsa ini.

Perwakilan Kepolisian RI

Perwakilan Kepolisian RI

“Kami sangat mengapresiasi Polri sebagai institusi yang semakin profesional dan disukai masyarakat, karena Polri sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum. Dan sekarang tampaknya ini menjadi fokus dari Kapolri yang semakin mendorong polisi untuk hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ketum PGI juga menyampaikan keprihatinan atas peristiwa penusukan Anggota Brimob Mabes Polri di dalam Masjid Falatehan yang tak jauh dari Mabes Polri Jakarta, pada Jumat (30/6). “Kami mendoakan supaya Kepolisian tidak hilang semangat karena peristiwa ini. Dan jika rakyat bersimpati itu merupakan dukungan yang kuat,” kata Pdt. Ery.

Masukan kepada pihak Kepolisian RI juga disampaikan Kepala Humas PGI Jeirry Sumampow. Selain memberi apresiasi, Jeirry menegaskan bahwa PGI selalu mendukung Kepolisian RI dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban, terlebih di situasi sekarang ini dengan menguatnya radikalisme dan terorisme.

Bertukar cinderamata

Bertukar cinderamata

“Memang bukan hal mudah menyikapi situasi bangsa sekarang ini seperti dengan maraknya radikalisme, terorisme, dan polisi menjadi sasaran terorisme. Sebab itu, PGI mendesak agar RUU Antiterorisme segera disetujui agar bisa menjadi acuan bagi kepolisian untuk bertindak. Meskipun memang di kalangan aktivis masih terjadi perdebatan mengenai undang-undang ini, terutama soal penangkapan,” jelas Jeirry.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Eksekutif Bidang Kesaksian dan Keutuhan Ciptaan (KKC) PGI, Pdt. Penrad Siagian. Dijelaskannya, pengalaman advokasi di lapangan sangat diharapkan kehadiran polisi dalam setiap kasus terutama terkait kebebasan beragama. “Terkadang polisi tidak ada, dan ini bisa menjadi trigger bagi aksi pelarangan beribadah. Sebab itu diharapkan polisi bisa berdiri di atas konstitusi dan menjadi pandu bagi masyarakat,” kata Penrad.

Foto bersama usai silaturahmi

Foto bersama usai silaturahmi

Silaturahmi yang berlangsung sekitar 2 jam, diakhiri dengan pertukaran cinderamata. PGI menyerahkan cinderamata bermotif batik Sidomukti dan Majalah Berita Oikoumene, sementara Kepolisian RI menyerahkan plakat berlambang Kepolisian RI.