Siaran Pers Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Terkait Penembakan di Selandia Baru

JAKARTA,PGI.OR.ID – Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) mengecam dengan keras peristiwa penembakan yang terjadi di Masjid Christchruch dan Masjid di pinggiran Lindwood, Selandia Baru, pada hari ini, Jumat (15/3). Peristiwa brutal seperti ini sangat mengusik rasa kemanusiaan kita dan sangat bertentangan dengan prinsip Hak Asasi Manusia yang selama ini kita junjung.

Atas peristiwa ini, PGI menyampaikan beberapa hal berikut:

  1. PGI menyampaikan rasa keprihatinan dan ungkapan duka yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Kiranya Tuhan menguatkan seluruh keluarga dalam menghadapi peristiwa menyedihkan ini.
  2. PGI mengecam keras segala tindak kekerasan, apalagi penghilangan nyawa, yang sangat berharga di mata Tuhan. Olehnya, PGI menolak segala bentuk peradaban yang mengedepankan kebencian atas dasar apapun, baik agama, suku, asal-usul dan sebagainya.
  3. Bumi ini,  di bagian negara manapun,  adalah anugerah Tuhan yang seharusnya bisa didiami bersama untuk menata kehidupan yang lebih baik. Dan untuk itu dibutuhkan kehadiran negara untuk menjamin keamanan dan keberlangsungan hidup semua penduduk, pribumi maupun pendatang. Dalam kaitan ini PGI berharap pemerintah Selandia Baru dapat segera memulihkan keadaan dan mengusut tuntas kasus ini.
  4. PGI berharap agar masyarakat Indonesia, di mana pun berada, tetap tenang menyikapi peristiwa tersebut,  dan tidak terpancing dengan video dan foto yang menciptakan teror. Sekaligus menghimbau untuk tidak menyebarkannya dengan sengaja, karena hal ini yang diinginkan oleh teroris tersebut dengan mendokumentasikannya, agar masyarakat luas menontonnya dan menjadi khawatir.
  5. PGI meminta agar Pemerintah Indonesia, dalam kapasitas dan jalur yang tersedia, melakukan langkah-langkah bilateral yang diperlukan, sebagamana amanat UUD 1945, yani untuk ikut serta dalam menciptakan perdamaian dan ketertiban dunia.

 

Jakarta, 15 Maret 2019

Siaran Pers PGI Penembakan di Selandia Baru

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*