Pembukaan Rakernas PGIW/SAG 2018

Wali Kota Balikpapan dan Sekum PGI foto bersama peserta Rakernas PGIW/SAG 2018

BALIKPAPAN,PGI.OR.ID-Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PGIW/SAG yang akan berlangsung pada tanggal 12-14 Juli 2018 di Hotel Nuansa Balikpapan, Kalimantan Timur, telah dibuka secara resmi pada, Kamis (12/7), dan diawali dengan ibadah.

Pdt. Gomar Gultom saat khotbah

Dalam ibadah pembukaan, Sekretaris Umum PGI Pdt. Gomar Gultom dalam khotbahnya yang terambil dari Kor 6:1-12, menggarisbawahi pentingnya keterbukaan hati untuk berbagi sukacita, tanpa memandang latar belakang agama dan suku bangsa. Termasuk memberi ruang dan tempat bagi lingkungan alam sekitar.

“Itulah panggilan oikoumenis Gereja-gereja sekarang ini di tengah-tengah sempitnya ruang untuk saling berbagi sukacita karena pandangan sempit bukan saja secara ekonomi dan politik melainkan agama,” jelasnya.

Usai ibadah, Wali Kota Balikpapan, H. M. Rizal Effendy, SE dalam sambutannya juga menekan hal serupa. Dia bahkan mengajak agar pemuka agama ikut berperan dalam mengawal proses demokratisasi Indonesia. Terutaman paham keagamaan yang sempit, apalagi pada Pileg dan Pilpres 2019 nanti.

Ditambahkan pula, Kota Balikpapan sebagai kota multikultural tidak banyak kesulitan bagi umat beragama, termasuk Gereja. “Kalau ada kasus-kasus tertentu, misalnya lama keluar perijinan maka itu lebih faktor tata ruang kota atau ada di tempat ekstrim yang butuh komunikasi dan dialog,” tandasnya.

Usai pembukaan, Rakernas yang mengangkat tema Tuhan Mengangkat Kita dari Samudera Raya (Bdk. Mzm 71:20b) ini, dilanjutkan dengan materi 1 yaitu Strategi dan Pewilayahan Program yang disampaikan oleh Pdt. Gomar Gultom.

Sekum PGI memberikan cinderamata kepada Wali Kota Balikpapan

Rakernas PGIW/SAG adalah wadah untuk saling memerkaya antar PGIW/SAG dalam mendesain program-program pelayanan strategis secara oikoumenis sehingga desain program pelayanan di masing-masing wilayah tidak mengabaikan keutuhan konteks keindonesiaan kita.

Seluruh proses Rakernas setiap tahun selalu mengacu pada pikiran pokok Sidang MPL-PGI. Dalam konteks kebangsaan Indonesia sekarang ini, Rakernas kali ini mengacu pada Pikiran Pokok hasil Sidang MPL-PGI awal tahun 2018 di Palopo: “Spiritualitas Keugaharian. Merayakan Keragaman bagi Kehidupan Kebangsaan yang Utuh”.

Pikiran pokok sangat relevan untuk dipergumulkan dengan konteks pelayanan gereja-gereja di Indonesia sekarang ini. Terutama sekali di tengah-tengah menguatnya identitas politik dan politik identitas keagamaan yang cenderung mengancam keutuhan kebangsaan Indonesia.

Diharapkan Rakernas akan menghasilkan sejumlah keputusan pragmatis yang dapat mencegah radikalisme agama, dan mampu merawat kemajemukan bangsa Indonesia dalam keutuhan bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Pdt. Julianus Mojau)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*