Preloader
PGI.OR.ID

Alamat

Jalan Salemba Raya No. 10
Jakarta Pusat (10430)

Hotline

021-3150451

021-3150455

021-3908118-20

Alamat Email

mailto:info@pgi.or.id

Mengurai Pikiran Pokok Sidang MPL-PGI 2026: Rumah sebagai Ruang Iman dan Ketahanan Hidup, Ecclesia Domestica dalam Konteks Papua

Thumbnail
Author

admin

31 Jan 2026 13:07

Share:

MERAUKE.PGI.OR.ID — Rangkaian Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 pada Sabtu, 31 Januari 2026, diawali dengan Pendalaman Alkitab (PA) yang menghadirkan refleksi teologis mendalam tentang makna rumah dalam konteks Papua. Pendalaman Alkitab ini dipandu oleh Yohanes Krismantyo Susanta, pemenang Call for Book Chapters Pikiran Pokok Sidang MPL-PGI 2026.

Mengusung tema “Rumah dan Ecclesia Domestica: Dialog Teologis tentang Rumah Adat dan Ketahanan Hidup dalam Konteks Papua”, sesi ini mengajak peserta untuk memaknai rumah adat Papua bukan sekadar sebagai bangunan fisik, melainkan sebagai ruang ketahanan hidup di tengah realitas kekerasan struktural, trauma kolektif, serta krisis ekologis yang terus berlangsung. Dalam konteks luka Papua, gereja diajak melihat rumah sebagai ruang iman yang bertahan, tempat kehidupan dipelihara, dan harapan dirawat. Konsep Ecclesia Domestica dipahami melampaui ruang privat. Rumah—yang sering kali rapuh dan terluka—ditegaskan sebagai praksis solidaritas yang peka terhadap trauma serta terhubung erat dengan tanggung jawab ekologis. Dari rumah inilah iman diejawantahkan dalam tindakan nyata bagi kehidupan bersama.

 

Gagasan tersebut diperdalam dalam sesi Pikiran Pokok Sidang MPL-PGI yang menghadirkan empat narasumber dengan latar belakang dan perspektif yang beragam. Frederika Debat, sebagai perwakilan masyarakat adat Papua Selatan, menyoroti krisis ekologi dan kemanusiaan yang dipicu oleh pelaksanaan Program Strategis Nasional. Ia menegaskan bahwa masyarakat adat sebagai pemilik wilayah tanah adat mengalami ketidakadilan serius. Kesempatan hidup dari sumber daya alam terhapus akibat pengambilan tanah tanpa persetujuan, yang berujung pada hilangnya hutan, sungai, dan sumber penghidupan yang selama ini menopang kehidupan komunitas. Masyarakat yang sedang memperjuangkan martabat mereka membutuhkan dukungan gereja untuk menyuarakan keadilan.

Sementara itu, Pdt. Elvina Iha, S.Th., M.M. menegaskan bahwa dalam konteks krisis ekologi dan kemanusiaan di Papua, menyakiti bumi sama dengan menyakiti ibu sendiri. Karena itu, gereja dipanggil menjadi mitra Allah (theopoiesis) yang berani menolak teologi antroposentris dan beralih pada ortopraksis ekologis—iman yang terwujud dalam pembelaan konkret terhadap ciptaan yang terluka.

Dr. Angel Damayanti menyoroti peran keluarga di tengah krisis keamanan global. Ia menekankan bahwa Ecclesia Domestica merupakan arena terkecil yang mampu membentuk arena sosial yang lebih luas. Melalui pendidikan politik etis sejak dini, kebiasaan berdialog dalam keluarga, serta penanaman nilai hidup sederhana, solidaritas, dan makna bekerja, rumah menjadi sumber agensi pemulihan bagi ruang publik.

Dalam konteks masyarakat dan demokrasi, Prof. Burhanuddin Muhtadi, M.A., Ph.D. menegaskan bahwa Ecclesia Domestica adalah fondasi budaya demokrasi. Ketika ruang publik dilanda polarisasi, disinformasi digital, dan represi kebebasan sipil, keluarga menjadi ruang aman bagi deliberasi, literasi digital, serta ketahanan moral. Dari rumah, gereja dipanggil untuk bersuara, berempati, dan menjadi terang bagi demokrasi yang sedang rapuh.

Melalui rangkaian Pendalaman Alkitab dan Sesi Pikiran Pokok ini, Sidang MPL-PGI 2026 menegaskan kembali panggilan gereja untuk berangkat dari rumah—sebagai Ecclesia Domestica—dalam merespons luka-luka kemanusiaan, krisis ekologis, dan tantangan demokrasi di Indonesia, khususnya di Papua. Rumah tidak lagi dipahami semata sebagai ruang privat, melainkan sebagai pusat pembentukan iman, solidaritas, dan keberpihakan pada kehidupan. Dari rumah yang berakar pada nilai kasih, keadilan, dan penghormatan terhadap ciptaan, gereja diutus untuk menghadirkan kesaksian yang relevan, profetis, dan transformatif bagi masyarakat dan bangsa. (EDP)

Berikan Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *

Komentar *
Nama Lengkap *
Email *
Website
(optional)

Berita & Peristiwa
Mengurai Pikiran Pokok Sidang MPL-PGI 2026: Rumah sebagai Ruang Iman d...
by admin 31 Jan 2026 13:07

MERAUKE.PGI.OR.ID — Rangkaian Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI...

Sidang MPL-PGI 2026 Resmi Dibuka: Gereja Adalah Satu Tubuh yang Dipang...
by admin 30 Jan 2026 20:10

MERAUKE, PGI.OR.ID — Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 re...

Model Koordinasi dan Kolaborasi Gereja-gereja di Indonesia bersama Lem...
by admin 30 Jan 2026 08:36

HONG KONG,PGI.OR.ID-Pertemuan Ecumenical Diakonal Collaboration as an Answer to the Global Polycrisis di Tao F...