Dibutuhkan Upaya Bersama Melawan Ujar Kebencian demi Menjaga Demokrasi dan Kesatuan Nasional

JAKARTA,PGI.OR.ID – Kebutuhan akan platform dan gugus tugas bersama dalam memerangi hoaks dan ujar kebencian (hate speech) yang menggunakan sentiman agama menjadi sorotan dalam kegiatan workshop dua hari dengan topik Combating Online Religious Hate Speech in Indonesia, berlangsung di Jakarta, 11-12 Juli 2018. Kegiatan ini diselenggarakan oleh the National Democratic Institute (NDI) dengan tujuan mendorong para aktivis, pemimpin agama, insan media dan pemerintah untuk bersama-sama mempromosikan kebebasan beragama dan melawan berbagai ujar kebencian yang bertaburan di dunia online. Termasuk di dalamya, berbagai langkah yang harus diambil untuk menyebarkan pesan perdamaian dan melawan penggunaan agama untuk memecah belah masyarakat.

“Kita mencoba mengumpulkan berbagai pihak yang punya concern yang sama….untuk mencapai platform bersama agar kerja kita bisa convergent. Jangan sampai platform kita menjadi polarized, yang bisa kita lakukan adalah merevitalisasi apa yang disebut gotong royong. Jadi revitalisasi konsep-konsep yang ada di Pancasila bisa menjadi roh dari platform bersama” kata Eva Kusuma Sundari yang menyampaikan keynote speech dalam workshop ini.

Workshop dua hari ini dipandu oleh Moira Whelan, dari NDI, dan diisi dengan presentasi dari mereka yang bergerak di dunia media. Selain itu, sejumlah peserta dari kalangan masyarakat sipil, anggota parlemen dan lembaga keagamaan, termasuk utusan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, ikut memberikan catatan mengenai berbagai persoalan terkait berkembangnya ujar kebencian berbasis sentimen agama dan kelompok-kelompok mana saja perlu mendapat perhatian dalam meneruskan nilai-nilai toleransi dan perdamaian.

Berbagai pihak sepakat bahwa dibutuhkan proses dialogis dalam membangun platform bersama yang menjadi bingkai kerja dalam merangkul berbagai pihak. Hal ini bertujuan untuk mencegah rusaknya kehidupan demokrasi dan kesatuan nasional. Di sini para peserta memandang bahwa perlu upaya bersama mandorong nilai-nilai moderasi, toleransi, kebebasan beragama, mengupayakan Pemilu yang bebas dan damai, serta menjadikan Pancasila sebagai pegangan bersama.

NDI atau The National Democratic Institute merupakan lembaga yang bergerak di bidang hubungan internasional untuk mempromosikan demokrasi. Lembaga ini bermarkas di Washington, Amerika Serikat. (Beril Huliselan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*