Aku adalah awal dan yang Akhir  (bdk. Wahyu 22:12-13)

Tidak ada produk di keranjang.

Berita PGIUtama

Berbagi Sukacita di Panti Asuhan Griya Asih

JAKARTA,PGI.OR.ID-MPH-PGI, staf dan karyawan, melaksanakan ibadah perayaan Adven bersama anak-anak Panti Asuhan Griya Asih, di Jl. Murdai 1 No.1 Rt.008/013 Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/12/2021). Meski singkat ibadah berlangsung penuh sukacita.

Panti yang dikelola oleh Yayasan Griya Asih ini, mengkhususkan diri menampung dan mengusahakan pendidikan bagi anak-anak terlantar. Penghuni panti mayoritas berusia remaja serta anak usia pertumbuhan. Akses menuju panti terbilang mudah, karena persis berada di belakang rumah susun dan jalan menuju kesana tidak dapat dilalui oleh kendaraan beroda empat. Setiba di lokasi, rombongan disambut dengan hangat oleh pengurus serta anak-anak panti.

Wasekum PGI Pdt. Krise Anky Gosal dalam kotbahnya, mengajak anak-anak untuk selalu bersukacita meski di tengah persoalan kehidupan yang mereka hadapi. Menurutnya, memasuki masa adven di Minggu keempat yang berarti damai, berharap bisa dirasakan oleh semua penghuni panti.

Perayaan Adven yang dilaksanakan PGI kali ini memang berbeda dari sebelumnya. Menurut Sekum PGI Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty, bukan suatu kebetulan jika ibadah adven dirayakan bersama-sama anak-anak panti asuhan.

“Kami sangat bersyukur, karena melalui ibadah dan kunjungan ini, diingatkan bahwa kita tidak sendiri. Kita bisa belajar untuk menemukan panggilan kemanusiaan dalam aksi konkrit, dan semakin menggerakkan persaudaraan kita kepada mereka yang kurang beruntung. Sehingga kita semua bisa bersukacita,” katanya saat menyampaikan sambutan usai ibadah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Griya Asih, Alexander Josep Suardi, menyampaikan terimakasih atas kunjungan dan ibadah yang telah dilaksanakan oleh PGI. Apa yang telah dilakukan PGI, ujar Alexander, semakin menguatkan, dan menyemangati pengurus untuk tetap setia dalam melayani anak-anak di panti asuhan tersebut.

“Dengan kunjungan ini kami merasa tidak sendiri. Semoga Tuhan membalas dengan limpah berkat semua yang telah dilakukan oleh PGI,” tandasnya.

Menurutnya, panti asuhan yang didirikan pada 1996 ini, adalah untuk membantu anak-anak usia sekolah yang hidup dan mengais rejeki di jalanan, namun rentan terhadap pelecehan, kekerasan. Seiring perjalanan waktu, keberadaan panti asuhan yang menampung anak-anak dari berbagai latarbelakang agama ini, terus melakukan pelayanan sesuai dengan regulasi-regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah.

Diakhir kunjungan, MPH-PGI menyerahkan bingkisan dan bantuan kepada anak-anak, serta pengurus Yayasan Griya Asih.

 

Pewarta: Markus Saragih