|

Penandatanganan Pakta Kebinekaan Mengawali Pawai Paskah Jemaat Benyamin Oebufu-Kupang

Pdt Merry Kolimon saat membubuhkan tandatangan

KUPANG,PGI.OR.ID-Kegiatan Pawai Paskah bernuansa etnis Jemaat Benyamin Oebufu Kupang yang digelar, Minggu (16/4) siang, diawali dengan penandatanganan Pakta Kebinekaan sebagai wujud kedamaian dan toleransi umat beragama di Provinsi NTT, terutama di Kota Kupang.

Ketua Sinode GMIT, Pdt Merry Kolimon menjadi yang pertama membubuhkan tanda tangan pada Pakta Kebinekaan. Setelah itu diikuti Ketua MUI NTT, KH Abdul Kadir Makarim, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Prov. NTT, I Gusti Made Putra Kusuma dan Sekretaris Keuskupan Agung Kupang, Romo Yono.

Selanjutnya, penandatanganan Pakta Kebinekaan dilakukan Plt Dirut Bank NTT, Edy Bria serta pimpinan BPR Krista Jaya dan BPR lainnya, Kapolres Kupang Kota, Anton CN, Tokoh Pemuda Kristen, Winston Rondo, dan Ketua DPC PKB Kota Kupang, Daniel Hurek.

Usai acara penandatanganan Pakta Kebinekaan dilanjutkan dengan acara melepas Pawai Paskah Bernuansa Etnis Jemaat Gereja Benyamin Oebufu.

Empat pemimpin agama, yakni Ketua Sinode GMIT, Pdt. Merry Kolimon, Sekretaris Keuskupan Agung Kupang, Romo Yono, Ketua MUI NTT, KH Abdul Kadir Makarim dan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Prov. NTT, I Gusti Made Putra Kusuma, secara bersama-sama melepas kegiatan Pawai Paskah bernuansa etnis Jemaat Benyamin Oebufu Kupang.

Pelepasan kegiatan pawai paskah ditandai dengan pengguntingan pita secara bersama-sama. Turut bersama menggunting pita dan melepas kegiatan pawaipaskah bersama keempat pimpinan agama yakni Kapolres Kupang Kota, AKBP Anton CN dan Ketua DPC PKB Kota Kupang, Daniel Hurek.

Pawai Paskah Bernuansa Etnis Gereja Benyamin Oebufu digelar untuk  memeriahkan Hari Raya Paskah 2017.

Pawai paskah ini diikuti 17 kelompok etnis dari berbagai rayon dalam wilayah gereja tersebut. Pawai paskah dilepas sekitar pukul 15.30 wita. (Pos Kupang)