PGI Hadiri Peresmian Hotel Kenanga Inn Milik Sinode GSJA. Jadi Alat Misi, Bukan Sekadar Bisnis
admin
08 Apr 2026 09:27
JAKARTA,PGI.OR.ID-Mewakili MPH-PGI, Sekretaris Eksekutif Bidang Keadilan dan Perdamaian (KP) PGI, Pdt. Etika Saragih menghadiri peresmian Hotel Kenanga Inn, milik Sinode Gereja Sidang-sidang Jemaat Allah di Indonesia (GSJA), yang terletak di Jalan Senen Raya No. 46, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/4/2026).
Dalam sambutannya, dia menyinggung etos kerja Kristiani (Protestan) yang dipopulerkan oleh Max Weber, mengingatkan bahwa bekerja bukan lagi sekadar keharusan duniawi, melainkan sebuah "panggilan" (calling) dari Tuhan. Bekerja keras merupakan tugas suci untuk memuliakan Tuhan.

Sebab itu, menurutnya keberadaan Hotel Kenanga Inn, dapat menjadi berkat bagi banyak orang, karena dikelola dengan etos kerja Kristiani, dan memaknai pekerjaannya sebagai panggilan Tuhan. "Melayani dengan hati adalah bagian dari pelayanan yang kudus, dan saya yakin jika ini dilakukan akan menghasilkan pelayanan yang luar biasa,” tandasnya.
Diakhir sambutan, Pdt. Etika Saragih menyampaikan selamat kepada Sinode GSJA, dan berharap keberadaan Hotel Kenanga Inn akan menjadi kisah yang baik bagi gereja-gereja di Indonesia.
Peresmian hotel yang terdiri dari 3 lantai dengan 30 kamar ini, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) GSJA, Pdt. Arif Multi Ardania, M.Div bersama beberapa pengurus, serta Pdt. Etika Saragih.

Ditemui usai peresmian, Pdt. Arif Multi Ardania mengungkapkan bahwa keberadaan Hotel Kenanga Inn didorong oleh satu misi besar yang selama ini belum dilakukan oleh GSJA. Sehingga kehadirannya akan menjadi alat misi, bukan sekadar bisnis.
“Kami tidak pernah berpikir akan ada sumber pendanaan untuk misi, sementara Tuhan mempercayakan kita aset. Nah, ada beberapa aset kita yang nganggur dan kami lihat ini perlu dikembangkan. Kita ingat di Matius 25 ayat 14-30 tentang perumpamaan talenta. Ini menjadi pemikiran kami dan karena memang itulah yang seharusnya dilakukan oleh gereja. Jika memiliki aset maka harus dikembangkan” tegasnya.
Lebih jauh diungkapkan Pdt. Arif Multi Ardiana, untuk mengawalinya memang tidak mudah karena harus dilakukan percakapan terlebih dahulu untuk menyamakan persepsi dari para pengurus.
“Inikan bicara mengenai paradigma atau pola pikir ya, jika tidak ada kesatuan pemikiran akhirnya tidak akan ada berkat. Karena dalam kesatuan Tuhan perintahkan berkat. Oleh sebab itu awalnya kami harus menyatukan paradigma, menyamakan nilai, misi. Tapi puji Tuhan semua berjalan baik, dan barulah kami mempertemukan pengusaha untuk menjadi investor,” ceritanya.

Dia pun berharap langkah serupa bisa dilakukan oleh gereja-gereja karena ada misi yang telah diberikan Tuhan dengan melibatkan jemaat. “Memang gereja bergerak dalam bidang rohani, tetapi yang kita harapkan bahwa ada jemaat-jemaat Tuhan yang dipercayakan di market place yang bisa membantu, dan pada akhirnya mereka membawa berkat yang ujung-ujungnya sebetulnya adalah untuk mendukung misi Tuhan,” pungkas Pdt. Arif Multi Ardiana.
Selain peresmian Hotel Kenanga Inn, pada hari yang sama juga diresmikan Yayasan Generasi Sejahtera Jentera Abadi. Dengan demikian akan semakin memantapkan pelayanan Sinode GSJA, tidak hanya bagi gereja, tetapi juga masyarakat dan negara. (MS)
Berikan Komentar
Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *
Berita & Peristiwa
PGI Hadiri Peresmian Hotel Kenanga Inn Milik Sinode GSJA. Jadi Alat M...
JAKARTA,PGI.OR.ID-Mewakili MPH-PGI, Sekretaris Eksekutif Bidang Keadilan dan Perdamaian (KP) PGI, Pdt. Etika ...
PGI dan AYANA Tegaskan Peran Strategis Gereja dalam Keadilan Iklim
JAKARTA,PGI.OR.ID-Amanah Daya Nusantara (AYANA) bersama Bidang Kesaksian dan Keutuhan Ciptaan (KKC) Persekutua...
Dari Perizinan ke Hak Konstitusional: FGD Tekankan Perspektif HAM bagi...
JAKARTA, PGI.OR.ID-Kebebasan beragama dan berkeyakinan merupakan hak konstitusional yang dijamin oleh Undang-U...

