Preloader
PGI.OR.ID

Alamat

Jalan Salemba Raya No. 10
Jakarta Pusat (10430)

Hotline

021-3150451

021-3150455

021-3908118-20

Alamat Email

mailto:info@pgi.or.id

Panduan Merancang Ibadah Hari Remaja Oikoumenis Sedunia 2026 “REST: Resiliensi, Eksplorasi, Semangat, Tumbuh”

Thumbnail
Author

admin

10 Aug 2026 18:32

Share:

 

Pengantar

Remaja merupakan salah satu fase pertumbuhan yang penting dalam kehidupan manusia. Pada masa transisi ini, seorang remaja berupaya menemukan jati diri dan makna hidup melalui berbagai pengalaman dan perjumpaan yang membentuk dirinya. Di tengah pergumulan batin akibat perubahan fisik, emosi, dan pola pikir, remaja juga dihadapkan pada beragam tantangan eksternal yang semakin berlapis akhir-akhir ini, seperti perang dan konflik, ketidakadilan sosial, diskriminasi, kesulitan ekonomi, kekerasan, ketidakstabilan politik, dan perubahan iklim. Berbagai tantangan tersebut menimbulkan kecemasan, rasa keterasingan, dan tekanan yang memengaruhi proses pertumbuhan remaja. Karena itu, dibutuhkan ruang yang aman, nyaman, dan penuh penerimaan agar remaja dapat bertumbuh secara utuh, mengembangkan potensi diri, serta membangun relasi yang sehat.

              Salah satu komunitas yang diharapkan dapat mendampingi remaja dalam proses pertumbuhannya adalah gereja. Gereja dipanggil untuk menjadi teman seperjalanan yang menerima, mendampingi, dan memulihkan agar remaja dapat bertumbuh sebagai pribadi yang beriman, tangguh, serta peduli terhadap sesama dan seluruh ciptaan. Berangkat dari kesadaran akan panggilan tersebut, World Council of Churches (WCC) menyelenggarakan Ecumenical International Youth Day (EIYD) atau Hari Remaja Oikoumenis Sedunia sebagai perayaan tahunan yang mengajak gereja-gereja di seluruh dunia untuk berdoa, beribadah, dan merefleksikan keberadaan serta peran remaja dalam kehidupan gereja dan dunia. Melalui perayaan ini, remaja dipandang bukan sekadar sebagai penerus gereja di masa depan, melainkan sebagai anggota tubuh Kristus yang memainkan peran penting dalam mewujudkan pemulihan di masa kini.

              WCC memberikan tema "Creating Healing Spaces: R.E.S.T. (Restore, Empower, Strengthen, Thrive)", yang kemudian diadopsi oleh BPR-PGI menjadi “REST: Resiliensi, Eksplorasi, Semangat, Tumbuh”. Tema ini mengajak remaja secara spesifik, dan gereja secara umum, untuk menjadi ruang pemulihan di mana remaja dapat mengeksplorasi perasaan dengan aman dan semangat untuk kemudian bertumbuh menjadi pribadi yang utuh. Teks Yesaya 58 yang mendasari tema ini menegaskan panggilan bersama sebagai umat Allah untuk menjadi pemulih di tengah berbagai “celah reruntuhan” dan luka yang dialami dunia akibat konflik, kekerasan, ketidakadilan, dan eksploitasi. Panggilan untuk menjadi pemulih tidak baru berlaku ketika seorang remaja telah pulih sepenuhnya dari pergumulan pribadinya. Justru di tengah kecemasan, kebingungan, kehilangan, dan tekanan, remaja dipanggil untuk tetap dapat mengambil bagian dalam karya pemulihan Allah bersama anggota tubuh Kristus lainnya. Dengan kata lain, pengalaman remaja untuk dipulihkan dan memulihkan terjadi secara bersamaan dalam anugerah Allah, Sang Pemulih sejati. 

              Dengan semangat untuk menghadirkan pemulihan, ibadah menjadi salah satu ruang yang tersedia bagi remaja untuk datang apa adanya, mengalami kehadiran Allah, membangun persekutuan yang saling mendengarkan dan menguatkan, serta diperlengkapi menjadi pembawa kasih, pengharapan, dan pemulihan Kristus di tengah dunia. Berangkat dari kesadaran tersebut, ibadah dalam rangka Hari Remaja Oikoumenis Internasional dirancang dengan memerhatikan peran ibadah sebagai ruang dialog antara Allah dan remaja yang membuka kesempatan bagi remaja untuk membawa perasaan dan pergumulannya di hadapan Allah, sekaligus sebagai tempat persekutuan dengan teman sebaya yang mendorong terbentuknya resiliensi komunal. Panduan ibadah yang disusun oleh Biro Pemuda dan Remaja Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (BPR-PGI) ini tidak dimaksudkan sebagai tata ibadah yang baku, melainkan sebagai suplemen yang memperkaya proses perancangan ibadah di gereja-gereja anggota dengan perspektif pastoral yang berorientasi pada remaja. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang menyediakan tata ibadah secara lengkap, pada tahun ini BPR-PGI menyajikan langkah-langkah perancangan ibadah yang lebih mendorong percakapan dan kreativitas di jemaat setempat dalam rangka mengembangkan ibadah yang kontekstual, relevan, dan partisipatif bagi remaja.

 

Panduan selengkapnya dapat diunduh di dokumen terlampir. 

Panduan Perancangan Ibadah dalam rangka Ecumenical International Youth Day.docx_1786366413.pdf
Berikan Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublish, form yang wajib diisi *

Komentar *
Nama Lengkap *
Email *
Website
(optional)

Berita & Peristiwa
SURAT PASTORAL MPH-PGI Dalam Rangka Hari Remaja Oikoumenis Sedunia 202...
by admin 10 Aug 2026 19:24

SURAT PASTORAL Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Dalam Rangka Hari Remaja Oikoume...

Panduan Merancang Ibadah Hari Remaja Oikoumenis Sedunia 2026 “REST...
by admin 10 Aug 2026 18:32

PengantarRemaja merupakan salah satu fase pertumbuhan yang penting dalam kehidupan manusia. Pada masa transis...

Panitia Konsultasi Nasional Perempuan Gereja Tahun 2026 Resmi Dilantik
by admin 06 Aug 2026 13:53

JAKARTA,PGI.OR.ID-Dalam rangka mewujudkan komitmen PGI terhadap upaya pemberdayaan perempuan sebagai bagian da...