|

24 Kader Perempuan LULUS Maper ke -VI GMKI Cabang Sidikalang

Ketua Umum PP GMKI, Sahat Martin Philip Sinurat sedang memberikan trik dan tips agar perkuliahan dan tugas organisasi bisa berjalan seimbang.

SIDIKALANG,PGI.OR.ID-Sebagai organisasi kader yang telah hadir dengan nama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) sejak 9 Februari 1950 yang lalu, tentu regenerasi dan kaderisasi menjadi salah satu tugas penting dalam melanjutkan perjuangan: misi menghadirkan Syalom Allah di dunia.

Untuk regenerasi dan kaderisasi tersebut, pada hari Sabtu (18/2), di Kampus AKPER Dairi, GMKI Cabang Sidikalang melaksanakan Masa Perkenalan yang ke-VI sejak pukul 10.000 wib-00.00 wib. Masa Perkenalan (Maper) adalah sebutan untuk proses sosialisasi dan pengenalan organisasi yang baru saja merayakan ulangtahunnya yang ke 67 tahun ini.

Sebanyak 36 (Tiga puluh enam) mahasiswa yang mengikuti rangkaian Maper ini, 3 (tiga) diantaranya laki-laki dan sisanya perempuan. Maper kali ini diikuti oleh Mahasiswa/i dari dua Kampus di Dairi, yaitu Akademi Keperawatan Pemkab Dairi (Akper Dairi) dan Sekolah Tinggi Theologi Oikumene Injili (STTOI) Panji Bako.

Yang mengejutkan adalah 24 (dua puluh empat) kader baru dinyatakan LULUS Ujian tertulis dan wawancara sebagai kader baru di GMKI Cabang Sidikalang. Rekor pertama mungkin di seluruh Cabang GMKI se Nusantara, seluruh angota maper yang LULUS adalah perempuan. Aplaus bagi para Srikandi yang bertahan selama proses itu. Semoga mereka setia dalam proses berkarya di tiga medan layan :Gereja, Perguruan Tinggi dan Masyarakat.

Cabang Sidikalang dalam berbagai proses dan dinamikanya memang memiliki sejarah sendiri. Yang mana sejak tutupnya 4 kampus swasta sejak tahun 2015 mengakibatkan Badan Pengurus Cabang harus bekerja keras memasuki dua kampus yang tersisa di Kabupaten Dairi hingga kini. GMKI sendiri yang digagas oleh seorang dokter bernama J.Leimena, ternyata diikuti nuansa bidang ilmu kesehatannya di GMKI Sidikalang dengan bergabungnya mahasiswa AKPER Dairi sejak tahun 2015 lalu.

Sukacita besar sekaligus tanggungjawab dan tugas mendarat di punggung para pengurus periode sekarang dan juga periode ke depan sebab ternyata 3 (tiga) orang Mahasiswa jurusan Theologi dari STTOI Sidikalang, kini turut berpartisipasi melanjutkan arak-arakan ini. Terlebih karena Masa Perkenalan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI Sahat Martin Philip Sinurat dan Koordinator Wilayah I SUMUT-NAD, Swangro Lumban Batu dan beberapa rekan dari GMKI Cabang Medan.

Seleksi alam selalu tak terbantahkan dalam dunia gerakan apapun, meski Masa Perkenalannya dijadwalkan hanya satu hari di hari sabtu pula tetap saja ada peserta Maper yang “menyerah”. Mereka meninggalkan kegiatan di pertengahan dan mereka yang tidak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan itu dinyatakan TIDAK LULUS oleh panitia Dewan Pertimbangan. (Dina Mariana Lumban Tobing)